Kriyanusa 2026 Siap Digelar, Sumsel Jadi Ikon Pameran

  • 18 Sep 2026 21:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dekranas telah menyelesaikan persiapan pameran Kriyanusa 2026 hingga mencapai 100 persen.
  • Pameran kerajinan nusantara akan digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat pada tanggal 26-30 September 2026.
  • Kriyanusa 2026 akan menampilkan karya kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia sebagai ajang promosi kerajinan nusantara.

Kriyanusa 2026 Siap Digelar, Sumsel Jadi Ikon Pameran

RRI.CO.ID, Jakarta - Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mempersiapkan gelaran Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026. Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan, persiapan ajang pameran tersebut hampir mencapai 100 persen.

Kriyanusa 2026 akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat. Pameran yang menampilkan karya kerajinan dari berbagai daerah itu dijadwalkan berlangsung pada 28-30 September 2026.

"Tahun ini Kriyanusa 2026 akan diselenggarakan tanggal 28 sampai 30 September. Persiapan kita, hampir 100 persen sudah bisa dibilang siap," kata Tri Tito dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

Lebih lanjut, Tri Tito mengatakan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) ditunjuk sebagai ikon Kriyanusa 2026. Hal tersebut menjadikan Sumsel sebagai etalase utama berbagai hasil karya kerajinan lokal.

"Daerah yang menjadi pusat dari perhatian kita pada pameran ini yaitu dari Sumsel. Sumsel akan menjadi ikon, di mana produk-produk Sumsel ini akan lebih banyak, dan juga desain dari Kriyanusa ini kita tekankan pada budaya Sumatera Selatan," ujarnya.

Meski demikian, Tri Tito mengatakan berbagai daerah peserta Kriyanusa 2026 juga dapat memamerkan hasil kerajinan lokal terbaiknya. Momentum tersebut menjadi peluang bagi perajin lokal binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk memasarkan hasil karyanya.

"Harapan kami bahwa para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk menampilkan produk-produk binaan mereka. Kami tidak hanya ingin stop di pameran Kriyanusa ini, tapi agar mereka (pengerajin lokal) juga bisa mendapatkan (promosi) yang lebih luas," ujar Tri Tito.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....