BGN Cabut 1.653 Sekolah Elit dari Daftar Penerima MBG, Fokus ke Wilayah Prioritas
- 17 Sep 2026 17:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN menetapkan 1.653 sekolah elit tidak lagi menerima MBG setelah melakukan evaluasi penerima manfaat.
- Penerima manfaat akan difokuskan ke wilayah 3T, daerah terpencil, dan wilayah dengan kebutuhan intervensi gizi tinggi.
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengevaluasi dan menyesuaikan daftar penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasilnya, sebanyak 1.653 sekolah elit diputuskan untuk tidak lagi menerima program tersebut.
Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan refocusing penerima manfaat merupakan bagian dari penguatan tata kelola program MBG. Menurut dia, hal ini bertujuan agar penyaluran program prioritas tersebut lebih tepat sasaran.
Sudaryono menambahkan penyesuaian juga dilakukan dengan menyelaraskan data penerima manfaat dengan kondisi riil di lapangan. “Kami kini fokus mempersiapkan pembukaan layanan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar),” katanya, Kamis, 17 September 2026.
Selain itu, BGN memperkuat sarana dan prasarana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Ini mencakup penegakan standar layanan dan higiene sanitasi, termasuk pemberian status suspend bagi yang belum memenuhinya.
Namun, Sudaryono menegaskan ini bukan berarti program MBG dihentikan. Menurut dia, ini merupakan bagian dari proses penguatan tata kelola untuk memastikan kualitas dan akuntabilitas penyaluran MBG tetap terjaga.
Mengenai penyaluran MBG untuk wilayah 3T, itu akan diberikan kepada daerah dengan tingkat stunting tinggi dan sangat tinggi. Sedangkan ekspansi layanan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan wilayah.
Hal ini termasuk pemenuhan standar perizinan, sanitasi, kualitas, dan keamanan pangan. Menurut Sudaryono, program MBG tidak langsung diperluas ke seluruh wilayah secara serentak.
Wilayah 3T, pesantren, serta daerah dengan tingkat stunting tinggi dan sangat tinggi menjadi bagian dari prioritas. Setelah itu, layanan akan diperluas ke daerah lainnya, termasuk di Pulau Jawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....