Jelang 70 Tahun Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Perkuat Kemitraan

  • 16 Sep 2026 05:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wapres Gibran menerima kunjungan kehormatan Deputi PM Bulgaria Alexander Poulev
  • Indonesia dan Bulgaria bersiap memperingati 70 tahun hubungan diplomatik
  • Pertemuan membahas penguatan perdagangan, investasi, pertahanan, teknologi, dan ekonomi kreatif
  • Bulgaria menawarkan peluang sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Uni Eropa
  • Indonesia berharap dukungan Bulgaria terhadap penyelesaian IEU-CEPA

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong penguatan kemitraan strategis Indonesia dan Bulgaria menjelang 70 tahun hubungan diplomatik. Penguatan kerja sama diarahkan pada perdagangan, investasi, pertahanan, teknologi, dan ekonomi kreatif.

Gibran menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan kehormatan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev. Pertemuan berlangsung di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria akan berlangsung pada 20 September 2026. “Selamat datang di Indonesia. Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat istimewa karena memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Bulgaria,” ujar Gibran.

Wapres menilai hubungan diplomatik yang telah terjalin selama tujuh dekade perlu diperkuat melalui pembukaan peluang kerja sama baru. Kerja sama tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Saya yakin kunjungan Yang Mulia kali ini dapat lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Bulgaria. Membuka peluang baru,” ucap Gibran.

DPM Bulgaria Alexander Poulev menyampaikan kesiapan negaranya berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Menurutnya, hubungan diplomatik dan persahabatan kedua negara menjadi fondasi penguatan kemitraan ekonomi.

“Bulgaria ingin berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Berdasarkan kajian ekonomi kami, kami memperkirakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, Indonesia akan menjadi salah satu dari empat ekonomi terbesar di dunia,” ucap Poulev.

Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta mengatakan pertemuan tersebut turut membahas peluang peningkatan perdagangan dan investasi. Bulgaria menawarkan peluang sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Uni Eropa.

“Ini adalah sektor agroindustri, kemudian logistik, dan juga intinya adalah bahwa Bulgaria ingin menjadi pintu masuk produk-produk Indonesia ke Uni Eropa,” ucap Anis.

Anis menyebut peluang tersebut mencakup pasar Eropa yang berjumlah sekitar 450 juta orang. Kerja sama agroindustri dan logistik menjadi sektor yang dibahas lebih mendalam dalam pertemuan.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengatakan Indonesia juga berharap dukungan Bulgaria terhadap penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Perjanjian tersebut diharapkan dapat diratifikasi tahun ini dan berlaku mulai 2027.

“Harapannya bisa diratifikasi tahun ini dan berlaku awal tahun 2027. Di mana kami berharap support dari Bulgaria,” ujar Dyah Roro.

Sementara itu, kerja sama ekonomi kreatif turut menjadi bagian pembahasan bilateral kedua negara. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan Indonesia mengundang delegasi Bulgaria menghadiri World Conference on Creative Economy.

“Kalau dari sektor ekonomi kreatif, tadi salah satunya tentu kita mengundang delegasi dari Bulgaria untuk datang ke World Conference on Creative Economy,” kata Irene.

Selain kerja sama ekonomi, DPM Bulgaria menyampaikan simpati atas berbagai bencana alam yang melanda Indonesia. Bulgaria juga menyatakan kesiapan memberikan bantuan sebagai bentuk solidaritas kedua negara.

Momentum 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria diharapkan menjadi pijakan memperluas kerja sama konkret. Kerja sama tersebut mencakup akses pasar Eropa, perdagangan, investasi, agroindustri, logistik, teknologi, dan ekonomi kreatif.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Kemerdekaan Bulgaria yang diperingati pada 22 September mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....