BNPB Paparkan Kondisi Karhutla 15 September 2026 di Sejumlah Wilayah Indonesia

  • 15 Sep 2026 16:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BNPB memperkuat penanganan karhutla melalui satgas darat, water bombing, OMC, dan kolaborasi lintas lembaga.
  • Kalimantan Barat mencatat total area terbakar 48.535,73 hektare dengan kualitas udara kategori berbahaya.
  • Masyarakat diminta mewaspadai sebaran polutan berdasarkan prediksi BMKG di sejumlah wilayah Indonesia.

Riau

Sementara di Riau, total luas lahan terbakar tercatat lebih dari 19.851 hektare. Sebanyak 17 titik api ditemukan dengan estimasi kebakaran terbaru lebih dari 46 hektare.

Tim gabungan berhasil memadamkan lebih dari 25 hektare melalui operasi darat dan udara. Satgas darat menangani lebih dari 15 hektare, sedangkan water bombing memadamkan sekitar 10 hektare.

Dengan hasil tersebut, lebih dari 21 hektare masih belum berhasil dipadamkan. Namun, hujan mulai terjadi di Kepulauan Meranti dan Bengkalis sejak 14 September.

“Hujan terjadi di beberapa kabupaten, termasuk Meranti dan Bengkalis. Pelaksanaan OMC tetap dilakukan untuk membantu penanganan,” ujarnya.

Jarak pandang di sejumlah wilayah berkisar 3,7 sampai empat kilometer. Kualitas udara tidak sehat tercatat di Rokan Hilir, Bengkalis, dan Siak.

Satgas darat yang dikerahkan mencapai 2.164 personel untuk memperkuat penanganan. Dukungan udara terdiri atas dua unit patroli atau OMC dan enam helikopter water bombing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....