Semeru Masih Siaga, BPBD Pastikan Warga Aman

  • 15 Sep 2026 14:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga, meski erupsi terjadi dua kali pada Selasa pagi.
  • BPBD Lumajang memperkuat pemantauan melalui Pos Gunung Sawur serta menyiapkan jalur evakuasi di sejumlah wilayah sekitar Semeru.
  • Erupsi Semeru belum berdampak terhadap warga, dengan ketinggian kolom erupsi umumnya sekitar 1.000 hingga 2.500 meter.

RRI.CO.ID, Lumajang - Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga dan kembali mengalami erupsi. BPBD Lumajang memastikan kondisi masyarakat sekitar gunung masih aman, dengan pemantauan terus dilakukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan pemantauan aktivitas Semeru dilakukan secara rutin. Pemantauan terutama dilakukan dari Pos Gunung Sawur untuk mengetahui perkembangan aktivitas vulkanik.

“Untuk siang ini memang kondisi masih aman, tetapi BPBD tetap siaga melalui pos-pos yang tersedia di sekitar Semeru. Kami terus melakukan pemantauan terutama di Pos Gunung Sawur untuk mengetahui aktivitas Gunung Semeru secara berkala,” ujarnya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Selasa, 15 September 2026.

BPBD juga menyiapkan sejumlah jalur evakuasi sebagai langkah antisipasi jika aktivitas Semeru meningkat. Jalur tersebut berada di antaranya di Desa Supiturang, Oro-Oro Ombo, Penanggal, dan Sumberwuluh.

Yudhi mengatakan kesiapsiagaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman aktivitas Semeru pada periode sebelumnya. Terutama rangkaian erupsi yang terjadi sejak 2020 hingga 2023.

“Status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga, sehingga pemantauan tetap dilakukan bersama pos pantau. BPBD juga berkoordinasi dengan petugas di Pos Gunung Sawur untuk memastikan perkembangan aktivitas gunung terus terpantau,” katanya.

Menurut Yudhi, erupsi Semeru dapat terjadi hampir setiap hari. Namun, ketinggian kolom erupsi umumnya masih relatif terbatas.

“Setiap hari erupsi pasti ada, tetapi ketinggian kolom biasanya hanya sekitar seribu meter atau satu kilometer. Paling maksimal sekitar dua ribu lima ratus meter, tetapi sejauh ini tidak ada dampak kepada warga sekitar,” ucapnya.

Ia memastikan kondisi tersebut belum berdampak terhadap masyarakat sekitar. Warga masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap mengikuti informasi resmi dan arahan petugas.

BPBD Lumajang memastikan kesiapsiagaan tetap dijaga meski kondisi masyarakat masih aman. Pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi setiap perubahan aktivitas Gunung Semeru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....