MTQ Nasional Kini Digelar Setiap Tahun, STQ Dihentikan
- 13 Sep 2026 04:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional kini akan digelar setiap tahun.
- MTQ akan menggantikan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) yang sebelumnya diselenggarakan secara bergantian.
- MTQ diharapkan mendorong lahirnya generasi Qurani yang siap mengabdi bagi bangsa.
RRI.CO.ID, Semarang - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional kini akan digelar setiap tahun. MTQ akan menggantikan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) yang sebelumnya diselenggarakan secara bergantian.
"Setiap tahun kita akan melaksanakan MTQ atau Musabaqah Tilawatil Quran. Kita tidak mengadakan lagi STQ atau Seleksi Tilawatil Quran," kata Nasaruddin saat membuka MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam, 12 September 2026.
Nasaruddin menjelaskan, keputusan tersebut, karena penyelenggaraan STQ dan MTQ Nasional sama-sama membutuhkan energi yang kuat untuk kesuksesannya. Karena itu, Kementerian Agama memutuskan mengganti agenda STQ dengan pelaksanaan MTQ Nasional setiap tahun.
"Karena ini (MTQ) pesta rakyat yang paling besar di seluruh Indonesia. Bahkan, mungkin kita katakan bahwa seluruh dunia tidak ada MTQ yang sesemarak yang dilakukan di Indonesia," ujarnya.
Menurut Nasaruddin, ajang serupa yang digelar di sejumlah negara Muslim, belum memiliki tingkat kemeriahan seperti MTQ di Indonesia. "Tapi, MTQ yang paling semarak di dunia adalah yang dilakukan di Indonesia, dan yang paling konsisten mulai tahun 1968 sampai sekarang tidak pernah terputus," katanya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno yang membuka MTQ Nasional XXXI. Kehadiran Pratikno mewakili Presiden Prabowo Subianto sangat mengapresiasi kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah.
Pratikno mengatakan Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan-teknologi, sekaligus memiliki akhlak yang kuat. "Di sinilah, saya yakin MTQ memberikan arti yang sangat penting. Menumbuhkan kecintaan kepada Al Quran, mengembangkan talenta keagamaan, mempertemukan pendidikan, seni, ilmu, tradisi, dan persaudaraan," ujarnya.
Menurutnya, MTQ juga diharapkan mendorong lahirnya generasi Qurani yang siap mengabdi bagi bangsa. Pratikno berpesan kepada seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung semangat persaudaraan dan saling menghormati.
"Mari kita lanjutkan energi positif MTQ ini dalam program-program nyata pembinaan manusia secara berkelanjutan," katanya. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11-20 September 2026. Perlombaan digelar di 12 arena yang tersebar di Kota Semarang.
Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI. Mereka terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.
Para peserta akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba dengan 48 kategori yang diperlombakan. Panitia juga telah menyiapkan 5.257 butir soal untuk mendukung kesuksesan acara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....