KTT BRICS, Presiden Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Kekuatan Bangsa
- 13 Sep 2026 01:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi kekuatan bangsa dalam sesi terbatas KTT BRICS ke-18 di India.
- Ketahanan pangan dinyatakan sebagai basis untuk mewujudkan berbagai capaian pembangunan dan kesejahteraan masyarakat suatu negara.
- Presiden melihat ketahanan pangan sebagai landasan optimisme untuk mencapai kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya ketahanan pangan bagi kekuatan suatu bangsa. Hal itu disampaikan saat menghadiri sesi terbatas KTT ke-18 BRICS di India.
Presiden mengatakan, ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pemenuhan kebutuhan dasar juga menjadi landasan bagi bangsa untuk membangun kemandirian.
"Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka. Menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera," kata Presiden Prabowo dalam keterangan Sekretariat Presiden, Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.
Menurut Presiden, ketahanan pangan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dapat memperkuat kemandirian bangsa. Ia juga menegaskan ketahanan tersebut membutuhkan persatuan seluruh elemen bangsa.
"Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri. Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat," ujar Presiden.
Sesi bertajuk Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism itu merupakan rangkaian KTT ke-18 BRICS. Para pemimpin negara anggota BRICS membahas penguatan tata kelola global yang inklusif dan kerja sama multilateral.
Indonesia mendorong kerja sama konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat kemandirian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat negara-negara anggota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....