Pemilik Arupadhatu 1 Pastikan Jaket Pelampung Temuan TNI AL Bukan Miliknya
- 11 Sep 2026 15:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemilik Arupadhatu 1 memastikan jaket pelampung oranye dan tabung putih bukan perlengkapan kapal.
- Life jacket Arupadhatu 1 memiliki kombinasi warna merah dan hijau terang, berbeda dengan temuan TNI AL.
- Temuan di barat Anyer masih perlu diverifikasi dan belum dapat dikaitkan dengan rombongan Arupadhatu 1.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemilik speedboat Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa, memastikan jaket pelampung yang ditemukan di perairan barat Anyer bukan milik kapalnya. Jaket berwarna oranye dan tabung putih tersebut ditemukan Tim KAL Anyer TNI Angkatan Laut di perairan barat Anyer, Banten.
Sandi mengatakan, pihak manajemen telah memeriksa perlengkapan keselamatan dan mencocokkannya dengan data inventaris kapal. Hasil pengecekan menunjukkan warna jaket pelampung berbeda dengan perlengkapan keselamatan yang digunakan Arupadhatu 1.
"Kami sudah konfirmasi langsung ke Kapten Il. Beliau sendiri memastikan barang tersebut bukan milik Arupadhatu 1," ujar Sandi dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Sandi, jaket pelampung Arupadhatu 1 memiliki kombinasi warna merah dan hijau terang. Sementara jaket yang ditemukan petugas berwarna oranye.
Jaket pelampung tersebut ditemukan sekitar 7,05 mil laut di sebelah barat Anyer. Lokasinya berjarak sekitar 10 hingga 12 mil laut dari titik terakhir Arupadhatu 1 diketahui.
Karena itu, Sandi menilai asal-usul barang tersebut masih perlu diverifikasi. Temuan tersebut belum dapat dikaitkan dengan speedboat Arupadhatu 1 yang hilang kontak.
"Pengecekan ini penting agar temuan di laut tidak menimbulkan kesimpulan keliru. Utamanya selama proses pencarian berlangsung hingga sekarang," katanya.
Ia mengatakan, proses pencarian tetap dilakukan bersama unsur terkait. Setiap temuan di lapangan juga terus diverifikasi untuk memastikan informasi yang disampaikan akurat.
"Kami tetap mengikuti perkembangan pencarian dan berharap seluruh rombongan ditemukan. Sehingga setiap informasi dapat ditelusuri tepat," ujarnya.
Tim pencarian masih mengumpulkan informasi dan memeriksa berbagai kemungkinan terkait asal jaket pelampung tersebut.
Verifikasi terhadap setiap temuan diperlukan agar informasi yang diperoleh dapat mendukung proses pencarian tanpa menimbulkan kesimpulan yang belum terkonfirmasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....