11 Kapal-300 Personel Dikerahlan Cari Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau
- 10 Sep 2026 19:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Basarnas mengerahkan 11 kapal dan 300 personel untuk mencari rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten.
- Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, operasi pencarian terhadap delapan orang itu terus diperluas dengan menambah sektor pencarian dan kekuatan armada.
- Operasi pencarian melibatkan dua kantor SAR, yakni Kantor SAR Banten dan Kantor SAR Lampung.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 11 kapal dan 300 personel untuk mencari rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten. Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, operasi pencarian terhadap delapan orang itu terus diperluas dengan menambah sektor pencarian dan kekuatan armada.
"Hari pertama kita melaksanakan di tiga sektor dengan kekuatan yang ada, hari kedua, kita melaksanakan di lima sektor. Dan hari ini kita kembangkan sampai di enam sektor dengan 11 kekuatan kapal," kata Syafii di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis 10 September 2026.
Menurutnya, armada yang dikerahkan terdiri atas kapal KRI, TNI Angkatan Laut, kapal kepolisian, kapal Basarnas, serta kapal dari unsur potensi SAR di wilayah tersebut. "Mulai dari KRI, TNI Angkatan Laut, juga kapal dari kepolisian yang cukup besar, dan kapal-kapal yang dimiliki Basarnas maupun teman-teman potensi di wilayah," ujarnya.
Syafii menyebut lebih dari 300 personel terlibat dalam operasi pencarian tersebut. Operasi juga melibatkan berbagai unsur, termasuk kepolisian, TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Ia memastikan pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pencarian para korban agar dapat segera ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat. "Sekarang kekuatan masih tersebar, dan kekuatan ini telah bersinergi di bawah koordinator SAR Mission Coordinator yang dijabat oleh kepala kantor SAR Banten," katanya.
Operasi pencarian melibatkan dua kantor SAR, yakni Kantor SAR Banten dan Kantor SAR Lampung. Syafii mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi untuk memaksimalkan upaya pencarian di wilayah terdampak erupsi.
Di sisi lain, Syafii mengimbau masyarakat agar mengakses informasi mengenai perkembangan operasi pencarian melalui sumber resmi pemerintah. "Karena itu, kita mengharapkan informasi-informasi nanti yang akan disampaikan, itu menjadi informasi yang resmi disampaikan oleh pemerintah," katanya.
Posko SAR akan melakukan rapat koordinasi pada pagi hari dan evaluasi pada sore hari untuk menentukan perkembangan. Serta strategi operasi pencarian selanjutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....