TNI AL: Pelampung di Perairan Anyer Belum Bisa Dipastikan Milik Jurnalis

  • 10 Sep 2026 22:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • TNI AL menemukan satu pelampung saat melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, dekat Gunung Anak Krakatau.
  • Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul membenarkan temuan tersebut di perairan Anyer Banten.
  • TNI AL belum dapat memastikan pelampung itu berkaitan dengan lima jurnalis yang tengah dicari.

RRI.CO.ID, Jakarta - TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan satu pelampung saat melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, dekat Gunung Anak Krakatau. Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul membenarkan temuan tersebut di perairan Anyer Banten.

Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan pelampung itu berkaitan dengan lima jurnalis yang tengah dicari. "Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak," kata Tunggul, Jakarta, Kamis 10 September 2026.

Pelampung tersebut ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten saat melaksanakan operasi pencarian hari ketiga, Kamis, di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan, Banten. Menurut Tunggul, pelampung yang ditemukan masih diperiksa untuk mengetahui asal-usul dan kemungkinan keterkaitannya dengan para jurnalis yang hilang.

"TNI AL dan tim gabungan masih melakukan pemeriksaan serta pencarian lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan temuan tersebut dengan para jurnalis yang tengah dicari," ujarnya.

Sebelumnya, lima jurnalis bersama tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda pada Senin (7/9).

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA Biro Banten, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews. Kemudian, Daus dari Kantor Berita Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI AL, Basarnas, dan instansi terkait. Pencarian juga diperkuat dengan dukungan udara. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten mengerahkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 untuk mendukung operasi tersebut.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan helikopter HR-3604 berangkat dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) pada pukul 12.36 WIB dan direncanakan tiba di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada pukul 12.52 WIB. "Rute penerbangan meliputi JIExpo Kemayoran – Pantai Carita – BPBD Banten – Helipad/JIExpo Kemayoran," kata Al Amrad.

Ia menjelaskan helikopter tersebut membawa tujuh orang. Dukungan udara itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pemantauan wilayah operasi SAR, khususnya di sekitar Perairan Selat Sunda dan kawasan Gunung Anak Krakatau.

Tim gabungan hingga kini masih melakukan penyisiran untuk menemukan lima jurnalis beserta tiga awak kapal yang belum diketahui keberadaannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....