Ditjen PAS Pindahkan Ratusan Warga Binaan ke Nusa Kambangan

  • 10 Sep 2026 17:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ditjen Pemasyarakatan memindahkan 123 warga binaan dari Banten dan Jakarta ke lapas di Nusa Kambangan untuk menata hunian dan memperkuat keamanan.
  • Pemindahan melibatkan Satbrimob Polda Metro Jaya dan PJR Mabes Polri untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan lancar.
  • Tujuan pemindahan adalah mengoptimalkan pembinaan warga binaan secara profesional dan humanis dengan manajemen hunian yang lebih baik.

RRI.CO.ID, Nusa Kambangan - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) memindahkan 123 warga binaan dari Banten dan Jakarta menuju sejumlah lapas di Nusa Kambangan. Pemindahan dilakukan untuk menata hunian, memperkuat keamanan, serta mengoptimalkan pembinaan warga binaan secara profesional dan humanis.

Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan pemindahan melibatkan Satbrimob Polda Metro Jaya dan PJR Mabes Polri. Keterlibatan aparat kepolisian dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemindahan warga binaan berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Alhamdulillah, seluruh proses pemindahan berjalan lancar tanpa kendala sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Semoga di lapas baru, mereka mengikuti pembinaan optimal dan stabilitas keamanan tetap terjaga,” kata Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.




Tatan menjelaskan sebanyak 123 warga binaan dipindahkan dari sejumlah lapas Banten dan Jakarta menuju berbagai lapas di Nusakambangan. Pemindahan tersebut dilakukan untuk menata hunian, memperkuat keamanan, serta mengoptimalkan pembinaan warga binaan secara profesional.

“Kemudian ada 20 warga binaan yang ditempatkan di Lapas Kelas IIA Gladakan dan 10 orang di Lapas Kelas I Batu Nusa Kambangan. Lalu ada sembilan orang di Lapas Narkotika Kelas IIA Nusa Kambangan,” ucap Tatan.

Tatan menyebut pemindahan tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Khususnya penguatan keamanan dan pemberantasan peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di lapas dan rumah tahanan.




“Pemindahan ini berjalan lancar tanpa kendala, sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Semoga warga binaan mengikuti pembinaan optimal di lapas baru, sementara stabilitas keamanan tetap terjaga,” ucap Tatan.

Tatan mengungkapkan setibanya di Pelabuhan Wijayapura, seluruh warga binaan menjalani pemeriksaan administrasi. Pemeriksaan itu terdiri dari pemeriksaan identitas, jumlah, serta kondisi keamanan sebelum diseberangkan menuju Pelabuhan Sodong Nusakambangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....