Menteri PPPA Pastikan Anak Korban MBG Dapat Pendampingan
- 09 Sep 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi memastikan anak-anak terdampak persoalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat pendampingan secara menyeluruh dari pemerintah. Ia mengatakan pemerintah terus mengevaluasi pelaksanaan MBG untuk memastikan program memenuhi standar dan melindungi hak serta kesehatan anak.
“MBG itu kan program bagus untuk memberikan hak anak sebagai bagian dari warga negara Indonesia. Kalau memang masih ada kekurangannya, pemerintah juga sedang melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Arifah Fauzi saat diwawancarai awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 9 September 2026.
Pemerintah mengevaluasi pelaksanaan MBG dengan memeriksa dan menindak SPPG yang tidak memenuhi standar pelayanan pemenuhan gizi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar dan memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.
“Jangan dilihat sepotong-sepotong, tapi lihatlah upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Khususnya untuk menyempurnakan dari kekurangan-kekurangan yang sekarang terjadi,” ujarnya.
Arifah menambahkan, anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat persoalan makanan juga menjadi perhatian pemerintah. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan kementerian terkait dan pemerintah daerah.
“Namanya anak-anak, apa yang dia lihat, apa yang diindera berpengaruh terhadap psikologisnya. Ini yang sedang kita dalami, kolaborasi dengan berbagai kementerian terkait dan pemerintah daerah,” katanya.
Ia menyebut kemungkinan munculnya trauma terhadap makanan berbeda pada setiap anak. Karena itu, edukasi dan pendampingan psikologis dinilai penting untuk membantu anak kembali merasa aman.
“Bisa jadi iya, bisa jadi tidak, tergantung bagaimana kondisi si anak. Nah, ini kan perlu ada edukasi,” ujar Arifah.
Arifah menegaskan pemerintah harus memastikan anak-anak terdampak mendapat penanganan terbaik, termasuk pemenuhan kebutuhan psikologis melalui pendampingan yang tepat. Upaya tersebut dilakukan agar kondisi psikologis anak tetap terjaga dan memperoleh perlindungan setelah mengalami dampak.
“Percayalah, pemerintah memberikan yang terbaik untuk anak-anak terdampak, termasuk memastikan kebutuhan perlindungan dan pendampingan terpenuhi dengan baik. Penanganan dilakukan secara menyeluruh agar anak-anak tetap memperoleh perlindungan sesuai kebutuhan dan kondisinya,” ujar Arifah mengungkapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....