Kepala BAKOM Minta Doa untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Sekitar Krakatau
- 09 Sep 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala BAKOM Muhammad Qodari meminta doa bagi lima jurnalis yang belum teridentifikasi keberadaannya saat meliput Krakatau
- Lima jurnalis bersama tiga kru dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Carita menuju Gunung Anak Krakatau
- Basarnas telah melakukan pencarian di sekitar Krakatau dan Pulau Panjang, kemudian melanjutkan operasi pada Rabu
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari meminta doa bagi lima jurnalis yang belum teridentifikasi keberadaannya. Kelima jurnalis tersebut diketahui sedang melaksanakan tugas peliputan letusan Gunung Anak Krakatau.
“Kami di BAKOM mendoakan agar para jurnalis yang sedang dicari, yang sedang melaksanakan tugas peliputan letusan Gunung Krakatau. Dapat segera ditemukan dengan sehat dan selamat,” ujarnya usai menghadiri Sarasehan RRI ‘RRI Kemarin, Kini, dan Nanti’ di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Qodari mengatakan pihaknya di Badan Komunikasi Pemerintah turut mendoakan para jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan tersebut. Ia berharap mereka segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
Selain jurnalis, Qodari juga meminta doa untuk awak kapal yang turut dalam peliputan letusan Gunung Krakatau. Ia berharap seluruh pihak yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dengan selamat.
“Kita doakan bersama-sama agar sehat dan selamat, dan segera ditemukan. Baik awak media maupun awak kapalnya,” ucapnya.
Sebelumnya, lima wartawan dilaporkan hilang kontak saat bertolak dari Carita menuju Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi. Rombongan menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Pandeglang, pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB, 7 September 2026.
Menurut Basarnas, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir kepada rekannya sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB di perairan antara Carita dan Anak Krakatau.
Kapal tersebut membawa lima jurnalis bersama tiga kru, terdiri atas kapten, anak buah kapal, dan pemandu. Sekitar pukul 18.13 WIB, posisi rombongan diketahui sudah berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.
Sebelumnya, pemandu sempat mengirimkan foto kondisi gunung kepada istrinya ketika rombongan berada di kawasan tersebut. Foto itu menunjukkan kondisi Gunung Anak Krakatau, sementara posisi kapal disebut berada lebih dari tiga kilometer dari kawah.
Basarnas kemudian mengerahkan unsur pencarian setelah menerima laporan hilang kontak dan menyisir perairan sekitar Krakatau. Pencarian hari pertama mencapai Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, tetapi belum menemukan keberadaan rombongan tersebut.
Pencarian kemudian dihentikan sementara setelah mempertimbangkan kondisi dan keselamatan seluruh personel di lapangan. Operasi tersebut dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu, 9 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....