Wamensos Minta Siswa Sekolah Rakyat Tak Minder
- 09 Sep 2026 04:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamensos Agus Jabo Priyono meminta siswa Sekolah Rakyat tidak minder dengan kondisi keluarga
- Siswa didorong menjadikan kesulitan sebagai energi untuk bangkit dan meraih cita-cita
- Siswa Sekolah Rakyat menyampaikan beragam cita-cita, termasuk menjadi dokter, polisi, pramugari, dan advokat
- Wamensos meminta sekolah menjadi lingkungan aman tanpa perundungan, kekerasan, intoleransi, dan pelecehan seksual
- Siswa didorong menghargai teman dengan latar belakang agama dan daerah yang berbeda
RRI.CO.ID, Pandeglang - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono meminta siswa Sekolah Rakyat tidak minder dengan kondisi keluarga. Ia mendorong siswa menjadikan kesulitan sebagai energi untuk bangkit dan mewujudkan cita-cita.
Pesan tersebut disampaikan Agus Jabo saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pandeglang, Banten, Selasa 8 September 2026. Dalam kunjungan itu, Wamensos berdialog dengan siswa mengenai pengalaman dan cita-cita mereka.
“Semua anak Indonesia harus bisa sekolah. Jangan pernah malu dengan pekerjaan orang tua dan jangan minder dengan kondisi keluarga,” ujar Agus Jabo.
Sejumlah siswa menyampaikan cita-cita mereka kepada Wamensos, mulai dari pramugari, dokter, polisi, hingga advokat. Mereka juga mengungkapkan rasa syukur karena mendapat kesempatan belajar di Sekolah Rakyat.
Suasana haru terjadi ketika siswa SMA Ghezalia Izadina dan Fatimah menyampaikan pengalaman mereka. Keduanya menangis saat menceritakan harapan selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
Agus Jabo meminta para siswa tidak larut dalam kesedihan yang mereka rasakan. Menurutnya, kesedihan harus diubah menjadi kekuatan untuk terus berjuang.
“Kesedihan kalian harus menjadi energi supaya kalian bangkit menjadi anak-anak Indonesia yang hebat,” ucap Agus Jabo.
Salah satu siswa, Steven Gio, mengaku bersyukur mendapat kesempatan bersekolah di SRT 1 Pandeglang. Siswa SMA tersebut bercita-cita menjadi advokat dan mengajak teman-temannya tidak mudah menyerah.
“Jangan mudah putus asa, jangan pantang menyerah. Terus sampai cita-cita, sampai setinggi langit,” kata Steven.
Agus Jabo juga mengingatkan siswa menjaga hubungan baik dengan teman yang memiliki latar belakang berbeda. Menurutnya, perbedaan agama dan asal daerah tidak boleh menjadi penghalang untuk saling menghargai.
Ia meminta Sekolah Rakyat menjadi lingkungan yang aman bagi seluruh siswa. Perundungan, kekerasan, intoleransi, dan pelecehan seksual tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah.
Agus Jabo mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Ia meminta siswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh dan disiplin.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
“Kita siap mendukung program Asta Cita Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, melalui Kementerian Sosial untuk sama-sama membahagiakan wong cilik,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Kemensos juga menyerahkan bantuan logistik senilai Rp208.757.070 untuk mendukung lumbung sosial Kabupaten Pandeglang. Bantuan terdiri atas makanan siap saji, makanan anak, kasur, selimut, kidsware, dan tenda gulung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....