Anak Krakatau Erupsi, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Surabaya Dibatalkan
- 06 Sep 2026 10:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten, mulai menimbulkan dampak berantai terhadap operasional penerbangan hingga Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
- Sebanyak 12 penerbangan di antaranya dibatalkan, dan empat lainnya masih berstatus penyesuaian jadwal atau standby.
- Kondisi tersebut menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan. Sehingga, turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda
RRI.CO.ID, Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten, mulai menimbulkan dampak berantai terhadap operasional penerbangan hingga Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Di Bandara Internasional Juanda, sebanyak 16 penerbangan mengalami penyesuaian pada Minggu, 6 September 2026.
Sebanyak 12 penerbangan di antaranya dibatalkan, dan empat lainnya masih berstatus penyesuaian jadwal atau standby. GM Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir mengatakan, penyesuaian jadwal penerbangan terjadi karena adanya penyesuaian rotasi armada dan konektivitas antarbandara.
"Kondisi tersebut menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan. Sehingga, turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda," kata Tohir dalam keterangannya persnya seperti dilansir Antara, di Jawa Timur, Minggu, 6 September 2026.
Gangguan tersebut, diakui Tohir, tidak terjadi secara langsung akibat kondisi di sekitar Bandara Juanda. Melainkan, merupakan efek domino dari terganggunya operasional sejumlah bandara di wilayah barat Indonesia.
Sebelumnya, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung lebih dulu terdampak aktivitas erupsi serta penyebaran abu vulkanik Anak Krakatau. Berdasarkan data operasional terbaru, dari 16 penerbangan yang mengalami penyesuaian di Juanda, sebanyak 12 penerbangan dinyatakan batal.
Pembatalan tersebut terdiri atas empat penerbangan kedatangan dan delapan penerbangan keberangkatan. Empat penerbangan kedatangan yang dibatalkan yakni:
• Lion Air LNI 690 rute Jakarta-Soekarno-Hatta (CGK) menuju Surabaya (SUB)
• Batik Air BTK 6584 dengan rute serupa
• Batik Air BTK 7513 dari Halim Perdanakusuma (HLP) menuju Surabaya
• Citilink CTV 738 dari CGK menuju SUB.
Sementara itu, delapan penerbangan keberangkatan yang dibatalkan meliputi:
• Batik Air BTK 6391
• Pelita Air PAS 213
• Lion Air LNI 693
• Batik Air BTK 6585,
• Batik Air BTK 7516
• Batik Air BTK 7510
• Citilink CTV 739
• Citilink CTV 350.
"Rute yang terdampak mayoritas menghubungkan Surabaya dengan Jakarta melalui Soekarno-Hatta. Maupun Halim Perdanakusuma, serta satu penerbangan menuju Makassar," ucap Tohir.
Selain penerbangan yang dibatalkan, empat penerbangan Garuda Indonesia juga mengalami penyesuaian operasional. Penerbangan GIA 305 rute Surabaya-Jakarta dijadwalkan ulang menjadi pukul 10.15 WIB.
"Sedangkan, GIA 323 pada rute yang sama masih berstatus standby. Untuk penerbangan dari Jakarta menuju Surabaya, Garuda Indonesia GIA 304 dan GIA 302 juga masuk dalam daftar penerbangan yang masih mengalami penyesuaian," ujar Tohir.
Dalam mengantisipasi dampak terhadap penumpang, pengelola Bandara Juanda mengaktifkan mekanisme service recovery. Penumpang yang terdampak, mendapatkan makanan ringan dan minuman.
Manajemen Bandara Juanda juga meminta, calon penumpang tidak hanya mengandalkan informasi dari layar keberangkatan di terminal. Pengguna jasa diminta, memeriksa perkembangan status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.
Informasi tambahan mengenai operasional penerbangan juga dapat diperoleh melalui Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172. Langkah tersebut, dilakukan untuk memastikan penumpang memperoleh informasi terbaru di tengah perubahan jadwal yang masih dapat terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....