BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Enam Provinsi Prioritas
- 02 Sep 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BNPB fokus menangani karhutla di enam provinsi prioritas.
- Satgas Darat menjadi tulang punggung operasi dengan dukungan udara.
- Modifikasi cuaca dilakukan berdasarkan kondisi atmosfer dan rekomendasi BMKG.
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencan (BNPB) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas. Penanganan tersebut dilakukan melalui operasi darat, udara, water bombing, hingga modifikasi cuaca.
Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, mengatakan penanganan karhutla masih terus dilakukan. Seluruh unsur terkait, kata dia, bekerja setiap hari untuk memastikan masyarakat memperoleh dukungan.
“Kami bersama seluruh unsur terkait terus bekerja memastikan masyarakat mendapatkan penanganan dan dukungan. Enam provinsi ditetapkan sebagai provinsi prioritas penanganan karhutla,” ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
Enam provinsi tersebut mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Kondisi titik api dan kualitas udara berbeda sehingga penanganan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah.
Berton mengatakan, Satgas Darat menjadi tulang punggung utama dalam operasi penanggulangan karhutla. Dukungan udara tetap diperkuat melalui patroli, water bombing, dan modifikasi cuaca.
“Satgas Darat merupakan tulang punggung utama dalam operasi penanggulangan karhutla. BNPB tetap memperkuat dukungan sumber daya dan peralatan di lapangan,” katanya.
BNPB juga mengoptimalkan modifikasi cuaca ketika kondisi atmosfer memungkinkan pembentukan hujan. Operasi tersebut dilaksanakan berdasarkan rekomendasi BMKG dan kondisi awan di wilayah sasaran.
“Sekecil apa pun kesempatan memperoleh hujan, kami akan mengoptimalkan terjadinya hujan. Tentu pelaksanaannya dilakukan berdasarkan rekomendasi BMKG,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....