Penataan Kramat Jati, Pramono Siapkan Lokasi Tambahan bagi Pedagang

  • 02 Sep 2026 12:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemprov DKI menyiapkan lokasi tambahan bagi pedagang Pasar Kramat Jati yang belum mendapat tempat berjualan.
  • Sekitar 614 hingga 640 pedagang akan ditata ke sejumlah lokasi, termasuk Pasar Kramat Jati Sektor 7 dan Lokbin.
  • Pramono meminta persiapan lokasi dipercepat agar persoalan kekurangan tempat bagi pedagang segera terselesaikan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyiapkan lokasi tambahan untuk menampung pedagang Pasar Kramat Jati yang belum mendapatkan tempat berjualan. Total ada sekitar 614 pedagang yang ditata dalam penertiban kawasan tersebut.

Ia mengatakan penataan pedagang Kramat Jati menjadi salah satu upaya Pemprov DKI mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik. Penataan ini dilakukan setelah aktivitas pedagang di kawasan tersebut berlangsung selama puluhan tahun.

"Pedagang yang ada di Kramat Jati ini kurang lebih ada 614 sampai dengan 640-an," ucapnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Rabu, 2 September 2026. Ia mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah lokasi untuk menempatkan para pedagang.

Sebanyak 331 pedagang akan ditempatkan di Pasar Kramat Jati Sektor 7. Kemudian, sebanyak 193 pedagang ikan akan ditempatkan di Lokbin Kramat Jati.

Selanjutnya, 45 pedagang kue akan diarahkan ke Lokbin Cililitan. Dan 45 pedagang lainnya ditempatkan di pasar lain yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

Namun demikian, masih ada pedagang yang belum tertampung karena keterbatasan tempat. Di sisi lain, Pramono mengatakan Pemprov DKI juga telah memiliki alternatif lokasi tambahan.

Tempat tersebut disebut tidak jauh dari kawasan Kramat Jati. "Memang ada alternatif tempat yang saya sudah bisa dan sudah saya sampaikan kepada Pak Muhtarom untuk digunakan tempat itu," ucapnya.

Ia mengatakan apabila lokasi tersebut siap, persoalan kekurangan tempat bagi pedagang dapat segera diselesaikan. "Kalau itu bisa dilakukan, maka persoalan kekurangan lokasi bagi para pedagang itu segera terselesaikan," katanya.

Saat ditanya mengenai waktu persiapan lokasi tambahan, Muhtarom sempat menyebut dua bulan. Namun, ia meminta agar proses tersebut dipercepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....