Presiden Terima Laporan Pembangunan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal

  • 02 Sep 2026 02:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Hambalang, Bogor, pada 1 September 2026 dengan melibatkan menteri-menteri strategis.
  • Rapat terbatas dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
  • Rapat dipimpin langsung oleh Presiden dan informasinya disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada publik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 1 September 2026. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya.

Teddy mengatakan, dalam ratas tersebut, diikuti Menteri Kelautan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono. Selain itu rapat terbatas juga dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi (Meninves), Rosan Roeslani.

Dalam pertemuan ratas itu, Seskab menyebut bahwa kedua menteri tersebut melaporkan proses perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan. Bahkan selain itu, Menteri KKP dan Meninves juga turut melaporkan pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan.

"Keduanya menghadap Presiden untuk melaporkan perkembangan pembangunan 100 pertama Kampung Nelayan serta pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan," kata Teddy dalam keterangan resminya, Selasa, 1 September 2026.

Dalam ratas itu menurut Seskab, pentingnya perkembangan Kampung Nelayan, yang menjadi salah satu perhatian pemerintah. Pembangunan kampung nelayan ini diungkapkannya, untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih layak dan produktif.

Lebih lanjut Teddy juga menjelaskan, bahwa Presiden Prabowo turut menerima laporan mengenai pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kapasitas nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut.

"Pendistribusian bantuan kapal menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah,"ujar Seskab Teddy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....