Mendikdasmen Dorong Guru SMK Perkuat Jejaring Internasional

  • 01 Sep 2026 17:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendorong guru SMK memanfaatkan program magang luar negeri untuk membangun jejaring internasional. Menurut Mu’ti, jejaring tersebut penting untuk membuka peluang peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan setelah program magang selesai.

“Tiga bulan itu terlalu singkat. Tetapi saya kira akan punya makna besar,” kata Mu’ti dalam acara Pelepasan Guru SMK Program Magang Luar Negeri Tahun 2026, di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Ia meminta peserta magang di Jerman memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membangun jejaring selama berada di luar negeri. Mu’ti mengatakan, jejaring yang terbentuk dapat menjadi pintu bagi pengembangan kerja sama pendidikan vokasi pada masa mendatang.

Ia menyebut peluang pelatihan serupa telah ditawarkan sejumlah negara untuk meningkatkan kualitas guru dan mendukung lulusan SMK. “Jepang telah menawari program-program pelatihan bagi guru-guru SMK dengan harapan dapat mengarahkan muridnya bekerja di Jepang,” ujarnya.

Selain Jepang, India juga menawarkan kerja sama peningkatan kualitas guru SMK. Sedangkan Kanada menjadi mitra penguatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Menurut Mu’ti, penguatan kompetensi guru melalui jejaring internasional sejalan dengan kebutuhan pendidikan vokasi menghadapi perkembangan teknologi. Ia menegaskan penguasaan sains dan teknologi menjadi bagian penting untuk menyiapkan generasi unggul menghadapi dunia masa depan.

“Vokasi adalah salah satu program yang ditekankan Pak Presiden agar anak-anak tidak hanya melek teknologi. Namun juga menguasai teknologi,” kata Mu’ti.

Mu’ti mengatakan, penguatan STEM kini dikembangkan menjadi STEAMs melalui penambahan unsur seni dan olahraga dalam pembelajaran. Ia berharap penguatan kompetensi guru dan jejaring internasional mampu mendukung lahirnya generasi yang unggul dan berkualitas.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP Agam Bayu Suryanto menekankan pentingnya membangun jejaring selama program berlangsung. “Yang mahal Bapak dan Ibu adalah jalinan hubungan, jejaringnya,” ujar Agam.

Agam berharap hubungan yang terbangun selama tiga bulan magang tetap terjaga setelah peserta kembali ke Indonesia. “Selama tiga bulan ini sebaik-baiknya dan menjalin, membina jejaring, hubungan networking,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....