Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 Digelar di Sukabumi, Libatkan 5.000 Peserta

  • 31 Agt 2026 13:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pramuka Persatuan Umat Islam (PUI) menggelar Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, pada 2–4 September 2026.
  • Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui kegiatan kepanduan, kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas, dan pengabdian.
  • Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin, M.Sos. mengatakan, Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan perkemahan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pramuka Persatuan Umat Islam (PUI) menggelar Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, pada 2–4 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui kegiatan kepanduan, kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas, dan pengabdian.

Salah satu agenda utama kegiatan adalah Apel Akbar Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI, dan Guru PUI bersama Kapolri. Apel akbar tersebut akan diikuti sekitar 5.000 peserta untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan generasi muda.

Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin, M.Sos. mengatakan, Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan perkemahan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Raizal.

Raizal mengatakan generasi muda membutuhkan ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman secara langsung. Melalui kegiatan kepanduan, peserta dilatih mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak muda PUI tumbuh menjadi generasi yang mampu memimpin dirinya, memimpin lingkungannya, dan pada waktunya mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Apel Akbar Bersama Kapolri

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dijadwalkan hadir dalam rangkaian Kemah Nasional Pramuka PUI 2026. Apel Akbar tersebut melibatkan Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI, dan Guru PUI.

Menurut PUI, keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun generasi muda yang memiliki kesadaran kebangsaan. Kolaborasi juga diharapkan mendorong generasi muda agar memiliki kesiapan mengambil peran di tengah masyarakat.

Jumpa Tokoh

Kemah Nasional Pramuka PUI juga menghadirkan agenda Jumpa Tokoh bersama Ketua Majelis Syura PUI KH. Nurhasan Zaidi. Kegiatan tersebut dipandu Kak Ali Mahfudz, S.Ag. sebagai ruang bagi peserta mendapatkan wawasan dan inspirasi.

Agenda Karang Pamitran turut menghadirkan Kak H. Nurhamid dari Kwarnas Gerakan Pramuka, KH. Nurhasan Zaidi, dan Dr. KH. Munandi Saleh. Para tokoh tersebut diharapkan dapat berbagi pengalaman dan memberikan penguatan kepada peserta.

Bangga Menjadi PUI

Semangat kaderisasi diperkuat melalui Talkshow “Bangga Menjadi PUI”. Talkshow menghadirkan Kak Irfan Ahmad Fauzi, M.Hum., Kak KH. Maman Abdurrahman, M.Si., dan Kak Dr. Kana Kurniawan, MA.Hk.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk memahami nilai dan perjalanan PUI. Peserta juga didorong menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar PUI.

Padukan Spiritualitas dan Pengabdian

Kemah Nasional Pramuka PUI memberikan perhatian pada pembinaan spiritual peserta melalui berbagai kegiatan keagamaan. Agenda tersebut mencakup qiyamul lail, Salat Subuh, tausyiah, dzikir Misbahul Falah, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Semangat kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan Bakti Lingkungan. Peserta juga diberikan ruang mengekspresikan kreativitas melalui penampilan kreasi, pentas seni, dan Drumband PUI.

Raizal menegaskan seluruh rangkaian kegiatan merupakan bagian dari proses pembentukan generasi muda secara utuh. Menurutnya, nilai kepanduan harus mampu membentuk karakter sekaligus mendorong semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, persaudaraan, kecintaan kepada lingkungan, dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Ia berharap peserta membawa pengalaman dan nilai yang diperoleh selama perkemahan ke lingkungan masing-masing. Generasi muda PUI juga diharapkan mampu menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap dari Kemah Nasional ini lahir generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia, serta siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” kata Raizal.

Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 berlangsung hingga 4 September 2026 dan ditutup melalui Upacara Penutupan oleh Ketua Umum DPP PUI. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembongkaran tenda dan kepulangan peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....