Menbud Upayakan Gereja Blenduk Semarang Tetap Jadi Living Heritage
- 29 Agt 2026 19:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menbud Fadli mendorong pelestarian Gereja Blenduk sebagai warisan budaya hidup dengan tetap mempertahankan fungsi bangunan sebagai tempat ibadah.
- Gereja Blenduk dibangun pada 1753 dan direnovasi pada 1895, dengan karakter arsitektur kolonial serta kubah khas yang tetap dipertahankan.
- Kemenbud berharap orgel tua Gereja Blenduk kembali berfungsi melalui hibah dari pemerintah Belanda dan fasilitasi bersama instansi terkait.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong pelestarian Gereja Blenduk (Gereja GPIB Immanuel) di Semarang sebagai warisan budaya yang hidup. Dalam menjaga pelestarian gereja tersebut, pihaknya akan tetap mempertahankan fungsi bangunan sebagai tempat ibadah.
Ia menilai Gereja Blenduk merupakan bagian penting dari warisan budaya Kota Lama Semarang. Ia mengatakan bahwa keberadaan, kelestarian, dan pemanfaatannya perlu terus dijaga
"Mudah-mudahan gedung ini juga terawat dengan baik dan menjadi living heritage. Dan juga digunakan setiap minggu oleh para jemaat di Gereja Blenduk ini,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima oleh RRI, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, bahwa Gereja Blenduk dibangun pada 1753 dan direnovasi pada 1895 dengan tetap mempertahankan karakter arsitektur kolonial. Termasuk bentuk kubah atau blenduk yang menjadi ciri khas bangunan tersebut.
Menurutnya, pelestarian cagar budaya tidak cukup hanya mempertahankan kondisi fisik bangunan. Tetapi juga perlu memastikan bangunan tetap memiliki fungsi di tengah kehidupan masyarakat.
Ia juga menyoroti keberadaan orgel tua yang menjadi bagian dari sejarah Gereja Blenduk karena kondisinya saat ini sudah kurang berfungsi. Ia berharap akan adanya hibah dari pemerintah Belanda, agar orgel tersebut bisa segera difungsikan di Gereja Blenduk.
"Kami menerima informasi bahwa orgel yang ada di gereja ini kondisinya sudah cukup tua dan kurang berfungsi. Kita berharap nanti akan ada hibah dari Belanda dan tentu kita coba fasilitasi dengan instansi terkait agar orgel tersebut bisa segera difungsikan di sini," ujarnya.
Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) terus mendorong pelestarian cagar budaya melalui pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. Hal ini dilakukan dengan tetap memperhatikan nilai sejarah serta karakter asli bangunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....