Ketua PCNU Bengkulu Soroti Dinamika jelang Muktamar NU

  • 27 Agt 2026 10:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mengingatkan seluruh peserta menjaga marwah forum tertinggi organisasi agar berjalan tertib, teduh, dan mengedepankan akhlakul karimah. Ketua PCNU Kota Bengkulu, Rahmad Ramdani, mengatakan peserta Muktamar harus diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani.

Ia juga menyebut adanya arahan agar seluruh pihak tetap mematuhi asas dan aturan main yang telah ditetapkan dalam Muktamar. “Kami sudah dikumpulkan oleh Rois Syuriyah dan sudah diberikan arahan agar taat kepada asas dan aturan main yang ada," kata Rahmad, Kamis, 27 Agustus 2026.

Rahmad juga mengungkap adanya tawaran kepada pihak tertentu dalam kaitannya dengan proses menjelang pemilihan. Tawaran tersebut disebut berupa sepeda motor Yamaha N-Max atau mobil Toyota Avanza.

Namun, Rahmad tidak menyebutkan pihak yang memberikan tawaran tersebut maupun atas nama siapa tawaran disampaikan. Menurut Rahmad, pihaknya berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 dapat membawa perbaikan dan perubahan bagi NU.

Ia menegaskan kecintaan terhadap NU menjadi alasan penting agar seluruh proses Muktamar berlangsung dalam suasana yang kondusif. “Kita berharap memang ada perbaikan dan perubahan," katanya.

"Kita sayang terhadap PBNU, dan aspirasi kita di bawah ini juga berharap NU bisa lebih teduh dan muktamarnya riang gembira,” ujarnya. Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Bangka Barat, KH Ridwan Zahri, mengimbau seluruh peserta menjaga marwah Muktamar ke-35 NU.

Menurutnya, forum tersebut tidak boleh dicederai oleh tindakan yang bertentangan dengan nilai akhlakul karimah yang menjadi prinsip NU. Ia secara khusus mengingatkan peserta agar menjauhi praktik politik uang, intimidasi, dan fitnah selama proses Muktamar berlangsung.

“Semoga seluruh peserta dapat menjaga marwah Muktamar dan tidak menodainya dengan tindakan yang bertentangan dengan akhlakul karimah NU, seperti politik uang, intimidasi, maupun fitnah,” kata KH Ridwan Zahri. KH Ridwan berharap seluruh rangkaian Muktamar berjalan dengan baik dan tetap berada dalam koridor aturan organisasi.

Menurutnya, menjaga suasana Muktamar tetap kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh peserta. Muktamar ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....