Update Gempa NTT Hari Ini, BMKG Catat Gempa Susulan Flores Tembus 8.193 Kali

  • 27 Agt 2026 05:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Berdasarkan pembaruan data BMKG yang disampaikan edukator mitigasi bencana Daryono, tercatat 8.193 gempa susulan sejak gempa utama terjadi.
  • Gempa susulan terbesar tercatat mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang paling kecil berada pada magnitudo 1,0
  • Dari total 8.193 gempa bumi susulan pada Kamis ini, sebanyak 34 gempa tercatat memiliki magnitudo di atas 5. Selain berdasarkan kekuatan, BMKG juga mencatat sejumlah gempa susulan yang dirasakan oleh masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Aktivitas gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, NTT, masih terus dipantau hingga Kamis, 27 Agustus 2026. Berdasarkan pembaruan data BMKG yang disampaikan edukator mitigasi bencana Daryono, tercatat 8.193 gempa susulan sejak gempa utama terjadi.

Mantan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG ini, menyampaikan perkembangan tersebut melalui akun X miliknya, @daryono_eq_talk. Data gempa bumi susulan NTT tersebut, merupakan pembaruan aktivitas gempa susulan hingga pukul 05.00 WIB.

Dari ribuan gempa susulan yang tercatat, kekuatannya bervariasi cukup signifikan. "Gempa susulan terbesar tercatat mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang paling kecil berada pada magnitudo 1,0," kata data BMKG dalam cuitan Daryono di akun X, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam informasi BMKG, tidak seluruh gempa susulan tersebut memiliki kekuatan besar. Namun, sebagian di antaranya berada pada magnitudo yang cukup signifikan.

Dari total 8.193 gempa bumi susulan pada Kamis ini, sebanyak 34 gempa tercatat memiliki magnitudo di atas 5. Selain berdasarkan kekuatan, BMKG juga mencatat sejumlah gempa susulan yang dirasakan oleh masyarakat.

Hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 146 kejadian gempa susulan dilaporkan dirasakan oleh warga. Angka tersebut menunjukkan aktivitas kegempaan di wilayah Flores masih cukup tinggi setelah gempa utama M7,7.

Meski demikian, jumlah gempa susulan yang tinggi tidak dengan sendirinya dapat dijadikan dasar untuk memastikan akan terjadi gempa besar berikutnya. Gempa susulan merupakan rangkaian aktivitas yang lazim terjadi setelah gempa utama.

Terutama, ketika kondisi tektonik di sekitar sumber gempa masih mengalami penyesuaian. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak tetap perlu mengikuti informasi resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Data aktivitas gempa juga menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana. Pemantauan terhadap magnitudo, frekuensi, lokasi, serta gempa yang dirasakan masyarakat diperlukan untuk melihat perkembangan aktivitas seismik setelah gempa utama.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak juga diminta tetap waspada terhadap kondisi bangunan di sekitarnya. Bangunan yang telah mengalami kerusakan akibat gempa utama maupun gempa susulan sebaiknya tidak langsung digunakan.

Dengan jumlah yang telah mencapai 8.193 kejadian, aktivitas gempa susulan Flores menjadi perhatian. Karena sebagian di antaranya memiliki kekuatan di atas magnitudo 5 dan bahkan dirasakan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....