BMKG Ungkap Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Bahaya
- 25 Agt 2026 09:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG menyorot tajam, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, di tengah tingginya aktivitas titik panas di wilayah Sumatra.
- Kondisi tersebut, membuat jarak pandang di Pekanbaru turun sekitar dua kilometer, sementara kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 (level bahaya).
- Masuk kategori berbahaya. Tingginya konsentrasi partikulat tersebut terjadi ketika aktivitas titik panas di Sumatra masih cukup tinggi
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat sebanyak 2.193 titik panas tersebar di wilayah Sumatra. Sebaran hotspot terbesar terdeteksi berada di Provinsi Sumatra Selatan dengan jumlah mencapai 1.207 titik.
Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Ranti Kurniati memberikan rincian data pemantauan titik panas tersebut. Laporan penurunan kualitas udara wilayah Riau secara resmi disampaikan pada Selasa, 25 Agustus 2026.
"Jarak pandang di Rengat tercatat sekitar dua kilometer dengan kondisi berasap. Sementara jarak pandang di Pelalawan mencapai lima kilometer dan Tambang sekitar tiga kilometer, yang juga diselimuti asap," kata Ranti dikutip dari Antara, Selasa, 25 Agustus 2026.
Dampak lonjakan titik panas memicu konsentrasi partikulat PM2.5 di Kota Pekanbaru menembus angka 508,8 mikrogram. Tingginya angka pencemaran udara tersebut langsung masuk dalam kategori sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
"Masuk kategori berbahaya. Tingginya konsentrasi partikulat tersebut terjadi ketika aktivitas titik panas di Sumatra masih cukup tinggi," ujar Ranti.
Wilayah Provinsi Riau menyumbang sebanyak 393 titik panas yang memicu munculnya kabut asap pekat. Pengamatan jarak pandang di wilayah Kota Pekanbaru dilaporkan mengalami penurunan hingga tersisa dua kilometer.
"Riau berada di posisi berikutnya dengan 393 titik panas. Kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru turut berdampak terhadap kondisi lalu lintas," ucap Ranti.
Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Riau membagikan ribuan masker gratis di kawasan Tugu Keris. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril memimpin aksi pembagian masker kepada para pengguna jalan.
“Alhamdulillah, ribuan masker berhasil kita bagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kondisi asap cukup tebal dan jarak pandang juga tidak terlalu jauh,” kata Dasril.
Aksi pembagian alat pelindung pernapasan diselenggarakan sebagai langkah preventif penanganan dampak buruk kabut asap. Dasril mengimbau seluruh pengguna jalan agar menyesuaikan kecepatan berkendara demi menjaga keselamatan berlalu lintas.
“Kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati. Mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan,” ucapnya.
Pengendara diminta tidak memaksakan diri melaju cepat saat melintasi jalanan dengan visibilitas yang terbatas. Ditlantas Polda Riau turut mengajak warga aktif mencegah kebakaran hutan selama musim kemarau berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....