Presiden Prabowo Ungkap Alasan Tak Langsung Datang ke NTT usai Gempa
- 26 Agt 2026 15:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto mengatakan sengaja tidak langsung mengunjungi lokasi gempa NTT untuk memberi kesempatan kepada instansi pemerintah untuk melayani masyarakat terdampak secara optimal.
- Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 26 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Nagekeo - Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan tidak langsung mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Menurut Kepala Negara, keputusan itu diambil untuk memberi ruang kepada instansi pemerintah melayani masyarakat terdampak secara langsung.
"Memang sengaja saya di awal-awal tidak mau datang," ujarnya, saat memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa di Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026. "Ini karena saya mau memberi kesempatan kepada semua instansi untuk melayani rakyat secara langsung."
Presiden menyatakan kedatangan terlalu banyak pejabat pemerintah pusat ke wilayah bencana dapat mengganggu konsentrasi para aparat pemerintah daerah. Khususnya mereka yang langsung melayani masyarakat terdampak bencana.
"Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang, terpecah konsentrasi," ucapnya. "Sehingga pejabat daerah harus menjemput, itu kadang-kadang ada kecenderungan bisa menjadi mengalihkan fokus utama."
Meski tidak langsung datang ke lokasi, Presiden mengaku dirinya tetap mengikuti perkembangan penanganan gempa di NTT. Menurut dia, pemerintah juga terus memberikan arahan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani.
Kepala Negara menilai kunjungan pejabat ke lokasi bencana harus disertai langkah konkret. Terutama dalam memastikan tersalurkannya bantuan dan penanganan bagi masyarakat terdampak bencana.
Pada rapat tersebut, Presiden juga mengapresiasi jajaran pemerintah daerah dan pusat yang telah bekerja menangani dampak gempa. "Saya sampaikan terima kasih atas nama pemerintah pusat pada saudara-saudara yang telah bekerja sangat keras dan bereaksi cepat," ucapnya.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Presiden datang ke Nagekeo untuk melihat langsung penanganan pascabencana dan memimpin koordinasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....