Presiden Prabowo Perintahkan Sumur Bor Dibangun di Hotspot Karhutla Riau
- 25 Agt 2026 07:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan segera membangun sumur bor di sekitar titik panas atau hotspot di Provinsi Riau.
- Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah hotspot berkembang menjadi titik api dan kebakaran yang lebih luas.
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan segera membangun sumur bor di sekitar titik panas atau hotspot di Provinsi Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah hotspot berkembang menjadi titik api dan kebakaran yang lebih luas.
"Jangan nunggu sampai jadi titik api. Segera saja di 306 titik langsung bikin bor air," ujar Presiden saat memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin, 24 Agustus 2026..
Presiden Prabowo meminta jajaran segera mendatangi lokasi hotspot dan mengambil tindakan pencegahan. Sumur bor, kata dia, dapat menjadi salah satu sumber air untuk mengantisipasi kebakaran sejak dini.
"Ya, tolong masuk ke titik hotspot itu, segera saja masuk ambil tindakan. Di tempat-tempat itu bisa dibikin bor air," katanya.
Berdasarkan laporan pemerintah daerah, sumur bor di wilayah Riau dapat dibuat dengan kedalaman sekitar 30 hingga 50 meter. Keberadaan sumber air diperlukan untuk membantu pembasahan lahan, terutama di wilayah gambut yang rentan terbakar saat kondisi kering.
Selain pembangunan sumur bor, Presiden meminta aparat memperkuat pencegahan pembakaran lahan secara sengaja. Edukasi kepada masyarakat juga diminta dilakukan hingga tingkat desa.
"Kasih penjelasan, edukasi ke semua unsur, di semua desa. Kasih penjelasan bahwa membakar lahan dilarang keras," ujar Presiden.
Masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan diminta melapor kepada pemerintah desa hingga pemerintah kabupaten. Pemerintah bersama TNI dan Polri akan membantu proses pembukaan lahan secara terorganisasi melalui kelompok tani.
Presiden juga meminta aparat menindak tegas korporasi yang terindikasi mengarahkan masyarakat untuk melakukan pembakaran lahan. "Siapa pun, korporasi apa pun, ada sedikit indikasi mereka ikut menyuruh membakar-bakar, kita cabut izinnya," ucap Presien Prabowo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....