Presiden Apresiasi Penerjun Khusus TNI untuk Tangani Karhutla

  • 25 Agt 2026 04:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penggunaan penerjun khusus TNI dalam operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses jalur darat.
  • Penerjun payung dilatih menggunakan teknik free fall dan langsung membantu pemadaman kebakaran pada lokasi yang ditargetkan.
  • Rapat koordinasi penanganan karhutla dipimpin langsung oleh Presiden di Posko Aju Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pada Senin 24 Agustus 2026, menunjukkan prioritas tinggi pemerintah terhadap isu ini.

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pengerahan penerjun khusus TNI untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penerjun payung tersebut diturunkan untuk membantu pemadaman di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Penerjun tersebut disiapkan untuk mencapai lokasi kebakaran dengan teknik free fall dan membantu pemadaman secara langsung. "Sudah ada tim di sini, oke bagus" ujar Presiden Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin, 24 Agustus 2026.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Agus Hadi Waluyo sebelumnya melaporkan kesiapan pasukan penerjun khusus tersebut. "Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan free fall di daerah-daerah tertentu untuk langsung on the spot memadamkan api," ujar Agus.

Agus mengatakan penerjun dari berbagai unsur telah dikumpulkan untuk mendukung operasi di wilayah yang sulit dijangkau. Selain free fall personel juga disiapkan dengan kemampuan rappelling, fast roping, paramotor, dan penggunaan drone.

Presiden kemudian menilai pengerahan kemampuan penerjun dalam penanganan karhutla merupakan langkah yang patut diapresiasi. "Ini saya kira pertama kali ya kita melakukannya dalam sejarah," ujar Presiden.

Kepala Negara menekankan kemampuan pasukan khusus TNI tidak hanya digunakan untuk kepentingan operasi militer. Tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat.

"Free fall itu jangan hanya untuk upacara saja, tapi ini sekarang kita pakai untuk bantu rakyat. Baik, bagus," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....