Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pencegahan Karhutla di Cengal
- 23 Agt 2026 12:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Ogan Komering Ilir - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, terus diperkuat. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi kepolisian, TNI, pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan.
Kolaborasi diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan karhutla di Balai Desa Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan melibatkan perwakilan delapan desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Regu Penanggulangan Kebakaran (RPK), serta tokoh masyarakat dan agama.
Bhabinkamtibmas Polsek Cengal Brigpol Raden Hidayat mengatakan, peningkatan titik panas menjadi perhatian bersama. Ia menyebut titik panas di wilayah tersebut meningkat hampir 80 persen dalam beberapa pekan terakhir.
“Peningkatan hotspot ini perlu menjadi perhatian dan kewaspadaan kita bersama. Kami mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran,” ujar Raden Hidayat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurutnya, penanganan awal penting dilakukan agar api tidak semakin meluas. Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan praktik sonor.
“Kami mengajak masyarakat saling mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar atau sonor. Harapan kami, ke depan Cengal dapat zero fire,” katanya.
Kepala Desa Sungai Pasir Erik Sandes juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api. Salah satunya puntung rokok yang berpotensi memicu kebakaran ketika kondisi lingkungan kering.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena kondisi saat ini sangat rentan. Pastikan puntung rokok benar-benar sudah dimatikan sebelum dibuang,” ujar Erik.
Dari unsur perusahaan, Manajemen PT Bumi Mekar Hijau Iwan Setiawan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan penggunaan api. Cuaca panas dan kering dapat memperbesar risiko kebakaran, terutama ketika vegetasi mudah terbakar.
“Hal-hal yang terlihat kecil, seperti puntung rokok yang tidak dipadamkan, dapat menjadi sumber kebakaran. Karena itu, kita perlu bersama-sama mencegah api kembali muncul dan meluas,” kata Iwan.
Ia menyebut upaya pemadaman melibatkan RPK, aparat, perusahaan, serta dukungan helikopter untuk menjangkau lokasi sulit. Masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan melalui pelaporan dini dan pencegahan di lingkungan masing-masing.
Selain sosialisasi, kegiatan diisi pembagian bantuan sembako kepada masyarakat. Warga juga menerima Al-Qur’an dan Juz Amma produksi APP Group sebagai bagian dari penguatan hubungan perusahaan dengan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan memperkuat pencegahan karhutla di wilayah Cengal. Edukasi, kewaspadaan, pelaporan dini, dan respons cepat menjadi kunci mencegah kebakaran meluas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....