Presiden Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla dengan Lima Kebijakan
- 23 Agt 2026 10:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo memimpin koordinasi penanganan karhutla di Kalimantan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, untuk mempercepat respons terhadap kebakaran hutan dan lahan.
- Pemerintah pusat bersama sejumlah instansi terkait menjalankan lima langkah strategis untuk memperkuat penanganan kebakaran di lapangan.
- Kebijakan yang diambil Presiden Prabowo dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan koordinasi antar lembaga dalam mengatasi karhutla di berbagai wilayah Kalimantan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengambil sejumlah langkah untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Langkah tersebut diputuskan setelah Presiden memimpin koordinasi penanganan karhutla di Kalimantan, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pemerintah pusat bersama sejumlah instansi terkait kemudian menjalankan lima langkah untuk memperkuat penanganan kebakaran di lapangan. Berikut lima kebijakan yang diambil Presiden Prabowo untuk mempercepat penanganan karhutla:
1. Tambah 1.500 Personel TNI
Pemerintah menambah kekuatan personel dengan mengerahkan tiga batalyon TNI. Jumlah tersebut terdiri dari 1.500 prajurit dari luar Pulau Kalimantan.
Pengiriman personel tersebut dilakukan mulai Sabtu hingga Minggu, 23 Agustus 2026 pagi. Mereka akan bergabung dengan tim yang telah berada di lapangan.
2. Maksimalkan Pemadaman Darat
Penanganan dari darat juga diperkuat dengan mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman manual. Langkah tersebut terutama dilakukan pada titik-titik api yang sulit dijangkau.
3. Tambah Enam Helikopter Water Bombing
Pemerintah juga menambah enam unit helikopter berukuran besar untuk mendukung operasi pemadaman dari udara. Helikopter tersebut membawa kapasitas water bombing untuk membantu memadamkan titik api dengan cakupan wilayah yang luas.
4. Perbanyak Operasi Modifikasi Cuaca
Presiden Prabowo juga memutuskan memperbanyak pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC di wilayah Kalimantan. Langkah tersebut dilakukan dengan memanfaatkan potensi awan hujan yang terdeteksi di Kalimantan Barat untuk membantu mempercepat pemadaman.
5. Perkuat Infrastruktur di Lahan Gambut
Penanganan khusus dilakukan terhadap wilayah lahan gambut yang memiliki karakteristik api dapat bertahan di bawah permukaan. Pemerintah memperbanyak alat pompanisasi dan bor air untuk membasahi lahan serta meredam titik panas bawah permukaan.
Selain lima langkah tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pemerintah daerah menerapkan aturan secara tegas. Pemerintah daerah diminta memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang.
Setelah memimpin rapat koordinasi, Presiden Prabowo kemudian meninjau langsung kondisi karhutla di Desa Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi lahan gambut yang masih dalam proses penanganan dan pemadaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....