Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Tekankan Edukasi Sampai Tingkat Bawah

  • 23 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari kegiatan yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
  • Imbauan ini disampaikan di tengah kondisi El Nino yang dinilai cukup ekstrem sehingga potensi penyebaran api menjadi sangat tinggi dan dapat merugikan masyarakat luas.
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah untuk mencegah munculnya potensi kebakaran di masa-masa kritis seperti sekarang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan tersebut disampaikan di tengah kondisi El Nino yang dinilai cukup ekstrem.

"Edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level paling bawah untuk menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan potensi munculnya api. Dalam kondisi seperti sekarang akan sangat berbahaya karena bisa membesar dan merugikan kita semua," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Bandara Tjilik Riwut, Kalimantan Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Prasetyo mengatakan Presiden meninjau langsung penanganan karhutla untuk memastikan kondisi di lapangan. Presiden juga ingin mengetahui kebutuhan yang masih diperlukan dalam proses pemadaman.

"Beliau ingin memonitor secara langsung proses penanganan Karhutla yang memang untuk tahun ini. Karena bertepatan juga dengan El Nino yang cukup ekstrim atau cukup kering," kata Prasetyo.

Dalam kunjungannya ke Pontianak dan Palangka Raya, Presiden menggelar rapat terbatas bersama pejabat daerah. Rapat tersebut membahas penanganan karhutla serta kebutuhan dalam pemadaman titik api.

Prasetyo mengatakan Presiden juga memutuskan penambahan sejumlah peralatan untuk mendukung penanganan karhutla. Peralatan tersebut mencakup helikopter water bombing, pompa air, hingga pompa sumur bor.

"Di semua keperluan yang memang diperlukan di lapangan tadi yang kita miliki, persediaan yang kita miliki langsung diputuskan oleh Bapak Presiden. Untuk didorong termasuk pengiriman tambahan mobil-mobil tangki dan mobil-mobil pemadam kebakaran," ujarnya.

Kepala Negara juga meminta pemerintah daerah segera menangani masyarakat yang terdampak karhutla. Presiden sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras menangani kebakaran.

Prasetyo menyebut personel TNI, Polri, BNPB, BMKG, relawan, hingga Manggala Agni Kementerian Kehutanan terlibat dalam penanganan karhutla. Mereka bekerja siang dan malam untuk memadamkan api.

"Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras luar biasa siang dan malam. Berjibaku untuk memadamkan api, ya baik dari TNI, Polri, BNPB," ucapnya.

" Ada juga BMKG, relawan-relawan juga banyak, dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan juga terlibat. Beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh yang bekerja keras memadamkan Karhutla ini," kata Prasetyo melanjutkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....