KPLP Perkuat Kesiapsiagaan Personel SAR dalam Hadapi Darurat di Laut

  • 22 Agt 2026 11:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KPLP memperkuat kesiapsiagaan personel SAR untuk menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui peningkatan kapasitas serta keterampilan
  • Tiga tantangan utama operasi penyelamatan meliputi kecepatan respons, koordinasi komunikasi gabungan, serta penerapan SOP keselamatan dan evakuasi medis
  • Pembekalan SAR berlangsung 19–21 Agustus 2026 dengan materi dan praktik lapangan bersama Basarnas, KKP, KPLP, serta Pangkalan PLP

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) memperkuat kesiapsiagaan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal di laut. Penguatan kapasitas tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan personel menghadapi berbagai kondisi kedaruratan secara responsif dan terkoordinasi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur KPLP Triono mengatakan insiden kecelakaan dan kebakaran kapal menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kesiapan personel perlu terus ditingkatkan untuk menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi selama pelayaran.

“Mulai dari eskalasi api yang cepat, kepulan asap beracun di ruang terbatas, kepanikan massal, hingga kondisi ‘abandon ship’. Karena itu, setiap personel harus memiliki kemampuan, kesiapan, dan pemahaman prosedur yang benar dalam menghadapi kondisi tersebut,” ujar Triono saat membuka kegiatan Pembekalan Personel Search and Rescue (SAR) di Perairan dan Pelabuhan Tahun Anggaran 2026 di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Triono menyebut terdapat tiga tantangan operasional utama yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi penyelamatan di laut. Tantangan tersebut meliputi kecepatan response time, koordinasi komunikasi gabungan, serta penerapan SOP keselamatan dan evakuasi medis darurat.

Pertama, kecepatan response time menjadi faktor penting dalam pelaksanaan operasi penyelamatan terhadap korban kecelakaan di laut. Keselamatan jiwa penumpang sangat bergantung pada kecepatan petugas merespons kejadian dan melaksanakan proses evakuasi.

Kedua, koordinasi dan komunikasi gabungan menjadi faktor penting untuk memastikan operasi SAR berjalan secara efektif. Sinergi diperlukan antara KPLP, Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga kapal niaga yang berada sekitar lokasi kejadian.

Ketiga, penerapan SOP keselamatan dan evakuasi medis darurat membutuhkan personel dengan kemampuan teknis yang memadai. Selain keterampilan teknis, personel juga harus memiliki ketahanan fisik dan mental yang telah teruji.

“Peningkatan kapasitas SDM SAR tidak dapat hanya mengandalkan rutinitas harian. Kita membutuhkan upskilling atau pembaruan keterampilan serta penyamaan persepsi terhadap tindakan yang harus dilakukan secara berkala,” kata Triono.

Pembekalan personel SAR dinilai memiliki arti strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi berbagai keadaan darurat. Para personel diharapkan menguasai teknik dasar pertolongan di air, penggunaan alat keselamatan, serta manajemen evakuasi dasar.

“Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara tim SAR gabungan dan sarana pendukung di lapangan. Serta mengoptimalkan penerapan SOP penyelamatan, baik dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan kerja bagi petugas maupun dalam mengoptimalkan penyelamatan jiwa,“ ucapnya.

Direktorat KPLP berharap pembekalan tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel SAR dalam menjalankan tugas. Peningkatan kemampuan tersebut diharapkan mendukung operasi keselamatan dan penyelamatan di laut secara optimal dan efektif.

Kegiatan Pembekalan Personel SAR berlangsung selama tiga hari pada 19 hingga 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Direktorat KPLP, dan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

Selain mendapatkan materi dari para narasumber, peserta juga mengikuti sejumlah praktik lapangan selama kegiatan pembekalan berlangsung. Praktik lapangan tersebut dilaksanakan di Tribuana Dive Center dan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....