Kementerian Perhubungan Lepas Tim Medis Untuk Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

  • 22 Agt 2026 10:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Perhubungan melepas Tim Medis Balai Kesehatan Penerbangan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak gempa bumi NTT
  • Balai Kesehatan Penerbangan tahap awal mengirimkan dua tim medis, masing-masing beranggotakan empat tenaga medis dan pendukung
  • Tim medis dilengkapi obat-obatan, bahan medis, dan perlengkapan kesehatan untuk mendukung pelayanan langsung kepada masyarakat terdampak bencana

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perhubungan melepas Tim Medis Balai Kesehatan Penerbangan membantu masyarakat terdampak gempa bumi NTT. Tim tersebut ditugaskan memberikan dukungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana selama berada dilokasi penugasan.

Pelepasan dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Ruang Mulawarman, Gedung Karsa Lantai 5, Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung Jumat (21/8/2026) sebagai bagian dari dukungan kemanusiaan Kementerian Perhubungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyebut penugasan tersebut merupakan bentuk kewajiban dan kepedulian kepada sesama. Ia meminta tim memberikan pelayanan dengan penuh kepedulian, profesionalisme, dan ketulusan selama menjalankan tugas kemanusiaan.

“Tugas yang akan Saudara-saudara jalankan bukanlah sekadar penugasan kedinasan. Ini adalah tugas kemanusiaan dan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujar Lukman saat pelepasan Tim Medis di Ruang Mulawarman, Gedung Karsa Lantai 5, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Lukman meminta seluruh anggota membangun komunikasi baik dengan masyarakat dan pemerintah daerah setempat selama memberikan pelayanan. Komunikasi tersebut diperlukan agar bantuan kesehatan yang diberikan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara tepat.

Ia berpesan agar tim berangkat dengan semangat kemanusiaan, bertugas dengan profesionalisme, dan kembali dalam keadaan sehat dan selamat. “Saya juga menekankan kepada seluruh anggota tim untuk mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kekompakan tim,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Kesehatan Penerbangan Renato Joelfian Joesaki menyampaikan kesiapan mendukung kegiatan Peduli Musibah Gempa NTT melalui pengerahan tim medis. Dukungan tersebut mencakup bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah penugasan.

Balai Kesehatan Penerbangan tahap awal mengirimkan 2 tim medis dan akan mengirimkan 1 tim berikutnya untuk penugasan berikutnya. Masing-masing tim beranggotakan 4 orang terdiri dari tenaga medis dan tenaga pendukung dengan perlengkapan kesehatan.

Setiap tim juga dilengkapi obat-obatan dan bahan medis untuk mendukung pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat di lapangan. Kementerian Perhubungan berharap kehadiran tim medis dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana di NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....