Mengulas Sejarah Hari Juang Polri, Jejak Perjuangan Polisi sejak 1945

  • 21 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus untuk mengenang Proklamasi Polisi pada 1945.
  • Moehammad Jasin memimpin pembacaan Proklamasi Polisi di Surabaya pada 21 Agustus 1945.
  • Hari Juang Polri ditetapkan melalui Keputusan Kapolri Nomor Kep/95/I/2024.

RRI.CO.ID, Jakarta – Setiap 21 Agustus diperingati sebagai Hari Juang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Peringatan tersebut mengenang peran polisi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Hari Juang Polri berkaitan dengan peristiwa Proklamasi Polisi di Surabaya pada 21 Agustus 1945. Peristiwa tersebut dipimpin Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin.

Melansir laman Tribrata News Polri, berikut sejarah singkat Hari Juang Polri yang diperingati Jumat, 21 Agustus 2026.

Berawal dari Sidang PPKI

Sejarah Hari Juang Polri bermula setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Saat itu, struktur pemerintahan Indonesia mulai dibentuk sebagai negara merdeka.

PPKI menggelar sidang kedua pada 19 Agustus 1945 untuk membahas berbagai urusan pemerintahan. Salah satunya menetapkan status kepolisian berada dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia.

Keputusan tersebut kemudian direspons jajaran Polisi Istimewa di Surabaya. Moehammad Jasin bersama sejumlah anggota mengadakan rapat pada 20 Agustus 1945.

Dalam rapat tersebut membahas kedudukan kepolisian setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Hasilnya, polisi menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia pada keesokan harinya.

Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Pada 21 Agustus 1945, Moehammad Jasin memimpin apel di Markas Polisi Istimewa Surabaya. Ia kemudian membacakan Proklamasi Polisi di hadapan seluruh anggota.

Proklamasi tersebut menegaskan Polisi Istimewa bergabung bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Momentum itu menjadi tonggak penting perjalanan Kepolisian Republik Indonesia.

Setelah pembacaan proklamasi, Polisi Istimewa menggelar pawai siaga untuk menunjukkan kesiapan menghadapi Jepang. Pamflet Proklamasi Polisi juga ditempelkan di sejumlah tempat.

Pasukan kemudian melakukan pelucutan senjata terhadap tentara Jepang. Senjata tersebut turut dibagikan kepada pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Gerakan serupa berkembang di berbagai wilayah Indonesia setelah kemerdekaan. Polisi turut terlibat dalam perjuangan menghadapi Jepang, Sekutu, hingga Agresi Militer Belanda.

Peran tersebut menjadi bagian dari sejarah kepolisian dalam mempertahankan Republik Indonesia. Jejak perjuangannya kemudian menjadi dasar lahirnya Hari Juang Polri.

Ditetapkan Secara Resmi pada Tahun 2024

Hari Juang Polri secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Kapolri Nomor Kep/95/I/2024. Keputusan tersebut diterbitkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada 22 Januari 2024.

Tanggal 21 Agustus dipilih berdasarkan peristiwa Proklamasi Polisi Republik Indonesia di Surabaya. Peringatan Hari Juang Polri pertama kali dilaksanakan pada 21 Agustus 2024.

Peringatan tersebut menjadi penghormatan terhadap perjuangan polisi pada masa awal kemerdekaan. Hari Juang juga mengingatkan anggota Polri terhadap pengabdian kepada negara dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....