Tingkatkan Kompetensi Jurnalis, RRI Bersiap Hadapi Migrasi Audience
- 19 Agt 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pentingnya peningkatan kompetensi jurnalis guna menghadapi migrasi audience.
- Migrasi audience adalah dampak dari disrupsi media akibat perkembangan teknologi informasi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Lembaga Penyiaran Publik RRI, I Hendrasmo menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi jurnalis guna menghadapi migrasi audience (para pendengar). Ia menilai saat ini banyak audience media mainstream beralih ke media atau platform digital.
Mengingat pentingnya peningkatan kompetensi, RRI menggelar kegiatan Uni Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) angkatan ke 54. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 19-20 Agustus 2026 bertempat di Stasiun RRI Jakarta.
Menurut Hendrasmo, migrasi audience adalah dampak dari disrupsi media akibat perkembangan teknologi informasi. Fenomena tersebut, kata dia, tidak bisa diantisipasi namun bisa disiasati.
"Kita tidak bisa mengantisipasi tapi kita bisa coba mensiasati apa yang menjadi dampak dari disrupsi. Yaitu adanya migrasi audience dari media mainstream ke digital," katanya, saat memberi sambutan dalam kegiatan UKWR di LPP RRI Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Selain peningkatan kompetensi, untuk menghadapi migrasi audience, perlu adanya data. Sehingga bisa mengetahui kemana berpindahnya audience media mainstream.
Ia menyebutkan, saat ini berdasarkan data, masyarakat Indonesia menghabiskan waktu 7 jam per hari untuk bermain internet. Sedangkan waktu untuk mendengarkan radio hanya 32 menit dalam satu hari.
"Kita harus tahu datanya, kita menghadapi penurunan audience. Kita harus hafal bagaimana dan kemana larinya audience," katanya.
Hal yang sama disampaikan Kepala Pusbangkom RRI, Ade Rosadi. Ia menjelaskan, UKWR merupakan upaya untuk meningkatkan profesionalisme wartawan.
"Lebih dari itu UKWR merupakan upaya memastikan setiap wartawan RRI memiliki profesionalisme. Serta empati dalam menjalankan tugas jurnalistik dan mempunyai know how," katanya.
Ade mengatakan, bahwa hasil UKWR akan menjadi bahan penting bagi Pusbangkom RRI . Terutama dalam merancang pengembangan kompetensi jurnalistik RRI secara berkelanjutan.
"Kamu berharap UKWR tidak berhenti pada sertifikat dan hasil penilaian. Namun benar-benar tercermin dalam sikap, kompetensi dan karya jurnalistik jurnalis RRI di lapangan," katanya.
Sekadar diketahui, UKWR ke 54 diselenggarakan oleh Kordinator Wilayah Nusantara XIII (Korwilnus XIII) Jakarta. Kegiatan ini bekerja sama dengan Pengembangan Kompetensi Penyiaran Radio LPP RRI.
UKWR akan berlaku untuk tiga penjenjangan. Mulai wartawan tingkat Muda, Madya hingga Utama.
Sedangkan jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut sebanyak 71 orang peserta. Para peserta berasal dari Direktorat Program dan Produksi LPP RRI, RRI Padang, dan RRI Bukit Tinggi.
Kemudian RRI Jakarta, RRI Banten, Stasiun Siaran Luar Negeri dan Pusat Pemberitaan LPP RRI. Lalu juga ada perwakilan Radio Megaswara Bogor dan Radio Elshinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....