Maruarar Sirait: Sulawesi Selatan Miliki Serapan Program Perumahan yang Baik
- 18 Sep 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait melakukan evaluasi program perumahan bersama empat gubernur secara daring meliputi Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung.
- Sulawesi Selatan dinilai memiliki serapan program perumahan yang baik berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PKP.
- Evaluasi program perumahan juga melibatkan Kepala Balai dan Satuan Kerja Kementerian PKP dari seluruh Indonesia untuk memastikan implementasi program di berbagai daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan Sulawesi Selatan memiliki serapan program perumahan yang baik. Hal tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan evaluasi program perumahan bersama empat gubernur dan jajaran Kementerian PKP secara daring.
Evaluasi tersebut melibatkan Gubernur Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung. Menurut Maruarar, evaluasi juga diikuti para Kepala Balai serta Satuan Kerja (Satker) Kementerian PKP dari seluruh Indonesia.
Ia mengatakan evaluasi mencakup berbagai program perumahan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN. Program APBN antara lain meliputi bedah rumah dan pembangunan rumah khusus di daerah terdampak bencana.
Sementara itu, program non-APBN turut mencakup dukungan melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Dalam evaluasi tersebut, Maruarar menyoroti sejumlah daerah yang menunjukkan penyerapan program perumahan dengan hasil baik.
“Kalau saya lihat tadi yang serapannya bagus, baik ya, di antaranya adalah Sulawesi Selatan baik. Itu yang kalau saya lihat sangat sangat baik,” ujar Menteri yang akrab disapa Ara itu saat ditemui di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Ara, kualitas sumber daya manusia turut memengaruhi pelaksanaan program perumahan di masing-masing daerah. Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan integritas, kompetensi, serta komunikasi para Kepala Balai.
Menteri PKP tersebut menilai kesamaan pengetahuan dan tugas belum tentu menghasilkan kualitas kepemimpinan yang sama di setiap daerah. Ia menilai peningkatan kapasitas kepemimpinan tetap diperlukan agar pelaksanaan program perumahan terus meningkat.
“Ya, pengetahuan yang sama, tugas yang sama, memang kualitas leadership itu memang tidak sama. Itu saya rasa juga harus kita bisa terima, tetapi juga kita terus tingkatkan supaya bisa makin meningkat,” ucapnya.
Maruarar juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan komitmen antikorupsi dalam pelaksanaan seluruh program kementerian. Menurutnya, aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan terhadap pelaksanaan program perumahan pemerintah.
“Saya pikir soal integritas, antikorupsi, itu adalah nomor satu. Ya, kita tidak ada toleransi terhadap itu,” katanya.
Ia mengatakan evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan berbagai program perumahan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat. Pemerintah juga terus menyederhanakan aturan yang menghambat agar penyerapan program dapat berlangsung lebih cepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....