Kebakaran Pabrik ATK di Bekasi Utara Berhasil Dipadamkan

  • 18 Agt 2026 10:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kebakaran pabrik ATK di Kaliabang, Bekasi Utara, berhasil dipadamkan setelah 10 unit mobil damkar dikerahkan.
  • Petugas masih bersiaga di lokasi karena asap terpantau dari bawah reruntuhan material pabrik.
  • Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam upaya penyelidikan pihak terkait.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kebakaran melanda pabrik alat tulis kantor (ATK) di Kaliabang, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin, 17 Agustus 2026. Kebakaran tersebut kini berhasil dipadamkan.

"Sudah (padam)," ujar Komandan Kompi B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Haryanto dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 18 Agustus 2026. Ia mengatakan petugas damkar masih bersiaga di lokasi sebagai langkah antisipasi.

"Namun sampai saat ini anggota kami masih di lokasi untuk antisipasi, mengingat masih ada asap di bawah reruntuhan material. Sambil menunggu alat berat/ekskavator dari pihak pabrik untuk mengurai material agar pendinginan bisa maksimal," ujarnya menjelaskan.

Sebelumnya diketahui, kebakaran pabrik ATK tersebut terjadi sejak sore kemarin. Sebanyak 10 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Sayangnya, hingga saat ini, pihaknya belum diketahui pasti penyebab utama dari kebakaran tersebut. Sehingga untuk mengetahui penyebabnya, pihaknya tetap berupaya untuk menemukan penyebab kebakaran yang melanda pabrik tersebut.

Sebelumnya, Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api di pabrik tersebut. Kabid Sarana Prasarana Damkar Kota Bekasi Reward April membenarkan adanya kebakaran tersebut.

"Iya, ada. Semua sektor sudah meluncur," katanya.

Ia mengatakan, objek yang terbakar merupakan sebuah pabrik. Namun, berdasarkan informasi awal. Pabrik tersebut diduga merupakan pabrik alat tulis kantor (ATK).

Sementara itu, asap hitam terlihat membumbung dari objek yang terbakar. Berdasarkan informasi warga, api mulai terlihat sekitar pukul 16.00 WIB, sesaat setelah waktu Ashar.

Awalnya, warga melihat kepulan asap kecil dari dalam gudang yang diduga merupakan bagian dari pabrik tersebut. Api kemudian membesar hingga menimbulkan kepulan asap hitam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....