Begini Kondisi Granat Tangan Inggris yang Ditemukan di Bekasi

  • 18 Agt 2026 10:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Granat tangan militer ditemukan pemulung di Jalan Toyogiri, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Senin, 17 Agustus 2026.
  • Tim Jibom Polda Metro Jaya memastikan granat masih aktif, meski kondisinya tampak berkarat dan memiliki perlengkapan pengaman.
  • Granat dievakuasi ke Markas Gegana untuk disposal, sementara warga diminta menjauh dan segera menghubungi 110 jika menemukan benda mencurigakan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Warga di Kabupaten Bekasi dikejutkan penemuan granat di Jalan Toyogiri, Kelurahan Jatimulya, Bekasi, Senin, 17 Agustus 2026. Benda itu pertama kali terlihat oleh seorang pemulung di sekitar lokasi.

Setelah diperiksa Tim Jibom Polda Metro Jaya, benda mencurigakan tersebut dipastikan sebagai granat tangan militer. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jenis dan kondisi kelayakan ledaknya.

Polisi kemudian menyterilkan area dan mengevakuasi benda tersebut sesuai prosedur penanganan bahan peledak. Hal ini dilakukan guna mencegah risiko bagi warga sekitar.

Kronologi

Benda mencurigakan itu mula-mula dilihat seorang pemulung, lalu diinformasikan warga ke Polsek Tambun Selatan. Laporan cepat tersebut memicu respons aparat untuk melakukan pengecekan di lokasi.

Personel Polres Metro Bekasi mendatangi titik temuan, memasang garis polisi, dan mengamankan area di sekelilingnya. Langkah ini diambil untuk memberi ruang kerja bagi tim penjinak bom dan menjaga keselamatan publik.

Warga yang berada di sekitar lokasi diminta menjauh pada radius sekitar 30 hingga 50 meter. Imbauan ini dilakukam hingga proses penanganan dinyatakan aman.

Spesifikasi Granat dan Status Aktivitas

"Benda tersebut merupakan bom militer jenis granat tangan dengan diameter sekitar 60 mm, panjang 100 mm dan berat 410 gram," kata Kompol Wuryanti dalam keterangannya pers yang diterima RRI, Selasa, 18 Agustus 2026.

Menurut Kapolsek Tambun Selatan itu, granat masih aktif meski kondisi fisiknya tampak berkarat. Temuan ini menegaskan perlunya penanganan dengan prosedur khusus oleh tim berwenang.

"Dilengkapi safety pin dan safety lever. Serta diduga buatan Inggris," ujarnya.

Evakuasi ke Markas Gegana dan Imbauan Warga

Tim Jibom Polda Metro Jaya mengevakuasi granat tersebut untuk dibawa ke Markas Gegana. Selanjutnya, disposal dilakukan sesuai standar penanganan bahan peledak agar tidak menimbulkan ancaman.

Ia mengimbau masyarakat tidak menyentuh atau mendekati benda yang dicurigai sebagai granat maupun bahan peledak. Ia mengingatkan, pelaporan cepat sangat diperlukan agar penanganan bisa dilakukan secara aman.

"Kalau mengetahui informasi seperti itu, langsung hubungi 110 dan segera menjauh. Ketika di sekitar TKP ada polisi, masyarakat agar mematuhi instruksi petugas untuk keselamatan bersama," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....