Ledakan Bom Rakitan di Restoran Moskow Akibatkan Tiga Tewas, 21 Luka-luka
- 02 Agt 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tiga orang tewas dan 21 lainnya luka-luka akibat ledakan di sebuah restoran, Moskow, Rusia, Sabtu, 1 Agustus 2026.
- Ledakan diduga berasal dari bom rakitan yang dibawa seorang perempuan dan sempat dicegat seorang petugas keamanan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Tiga orang tewas dan 21 lainnya luka-luka akibat ledakan bom di Moskow, Rusia, pada Sabtu 1 Agustus 2026. Bom rakitan itu diletakkan di dekat teras restoran Balzi Rossi, di lantai dasar gedung pencakar langit di Lapangan Kudrinskaya.
Kementerian Dalam Negeri Rusia menyatakan ledakan terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat (17.00 GMT). Seperti dikutip Al Jazeera, pasukan keamanan bersenjata langsung menutup akses menuju restoran tersebut.
Pada awalnya, media lokal melaporkan ledakan itu kemungkinan disebabkan oleh kebocoran tabung gas. Namun, Komite Nasional Antiterorisme Rusia kemudian menyampaikan ledakan berasal dari alat peledak rakitan.
Komite tersebut menyatakan seorang perempuan berusaha memasuki restoran dengan membawa alat peledak tersebut, tetapi dihentikan oleh petugas keamanan. Ledakan yang terjadi kemudian menghilangkan nyawa perempuan dan petugas keamanan tersebut, ditambah seorang pelanggan restoran.
Surat kabar Kommersant melaporkan daya ledak bom diperkirakan setara dengan satu kilogram TNT yang berisi bola logam. Ledakan itu segera memicu pengerahan tim investigasi serta sejumlah besar personel kepolisian dan layanan darurat ke lokasi.
Saat insiden terjadi, restoran dalam keadaan ditutup untuk umum karena sedang digunakan untuk acara jamuan pribadi. Menurut keterangan seorang saksi, saat itu berlangsung perayaan ulang tahun seorang jenderal di lokasi tersebut.
Namun, pihak berwenang belum dapat mengonfirmasi tentang kegiatan di restoran saat bom meledak. Yang pasti, lalu lintas di sekitar Lapangan Kudrinskaya dan pintu masuk Stasiun Metro Barrikadnaya ditutup untuk sementara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....