Polisi Tangkap Penyebar Pesan Teror BOM di SD Srengseng Sawah

  • 13 Jul 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polisi menangkap MY terkait ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15.
  • Penyidik masih mendalami motif pelaku menyebarkan ancaman bom.
  • Penyisiran selama empat jam tidak menemukan bahan peledak di sekolah.

RRI.CO.ID, Jakarta – Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial MY terkait ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Senin, 13 Juli 2026. Pelaku diamankan di sekitar lingkungan sekolah setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan ancaman tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Polisi masih mendalami tujuan serta motif pelaku menyebarkan pesan ancaman bom tersebut.

"Pelaku berinisial MY sudah diamankan petugas. Yang bersangkutan merupakan warga di sekitar lokasi sekolah," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, 10 Juli 2026.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk melengkapi proses penyidikan perkara. Langkah tersebut dilakukan guna mengungkap latar belakang penyebaran ancaman bom tersebut.

"Penyidik masih mendalami tujuan dan motif pelaku. Proses penyidikan terus dilakukan secara menyeluruh," katanya.

Ancaman Muncul Saat MPLS

Sebelumnya, ancaman bom diterima guru dan petugas tata usaha saat upacara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah berlangsung. Pesan tersebut baru diketahui setelah upacara selesai dan langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Merespons laporan tersebut, personel kepolisian bersama Tim Gegana dan Densus 88 langsung mendatangi lokasi kejadian. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan kemudian dievakuasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya ancaman.

Penyisiran Berlangsung Empat Jam

Tim gabungan melakukan penyisiran menyeluruh di seluruh area sekolah selama kurang lebih empat jam. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bahan peledak maupun benda mencurigakan di lokasi.

Hasil penyisiran menunjukkan tidak ditemukan bom maupun benda berbahaya di lingkungan sekolah tersebut. Polisi kemudian melanjutkan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku di sekitar lokasi.

Polda Metro Jaya memastikan penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif pelaku secara menyeluruh. Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....