Duka Xi Jinping Atas Gempa NTT, Yakin Indonesia Mampu Bangkit
- 18 Agt 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Tiongkok, Xi Jinping menyampaikan duka cita, atas gempa bumi magnitudo 7,7 NTT yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan.
- Melansir Xinhuanet, Selasa, 18 Agustus 2026, Xi Jinping mengetahui, gempa kuat yang melanda NTT telah menyebabkan korban jiwa. Sekaligus, menimbulkan kerugian material yang serius di Indonesia.
- Kami yakin Indonesia mampu bangkit dan membangun kembali infrastruktur dan menggerakkan perekonomian di wilayah terdampak. Dalam waktu relatif cepat
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Tiongkok, Xi Jinping menyampaikan duka cita, atas gempa bumi magnitudo 7,7 NTT yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan. Xi Jinping berharap, Indonesia mampu melewati masa tanggap darurat dan segera memulihkan infrastruktur serta perekonomian di wilayah terdampak.
Melansir Xinhuanet, Selasa, 18 Agustus 2026, Xi Jinping mengetahui, gempa kuat yang melanda NTT telah menyebabkan korban jiwa. Sekaligus, menimbulkan kerugian material yang serius di Indonesia.
Xi Jinping juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Indonesia dalam menangani bencana tersebut. Ia percaya Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mampu mengatasi dampak gempa sekaligus mempercepat proses pemulihan.
"Kami yakin Indonesia mampu bangkit dan membangun kembali infrastruktur dan menggerakkan perekonomian di wilayah terdampak. Dalam waktu relatif cepat," kata Presiden Xi Jinping seperti dilansir Xinhuanet.
Ribuan Aktivitas Gempa Susulan
Aktivitas gempa susulan masih terjadi di NTT, setelah magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat, sebanyak 2.119 gempa susulan terjadi di wilayah NTT.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, ribuan gempa tersebut merupakan rangkaian aktivitas susulan setelah gempa utama magnitudo 7,7. “Update gempa bumi susulan gempa Flores M 7,7 hingga tanggal 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan 2.119,” kata Wijayanto dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat, guncangan terbesar mencapai magnitudo 6,2. Sementara itu, sebanyak 24 gempa susulan tercatat memiliki kekuatan di atas magnitudo 5.
"Sedangkan gempa dengan magnitudo paling kecil berada pada angka 1,3. Tidak seluruh gempa susulan tersebut dirasakan masyarakat," ucap Wijayanto.
Kemudian, BMKG mencatat, sedikitnya 70 gempa bumi susulan yang kejadiannya dirasakan oleh warga. “Gempa susulan yang dirasakan sebanyak 70 kali,” ujar Wijayanto.
Diketahui, rangkaian gempa tersebut bermula dari gempa utama yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu lalu, sekitar pukul 04.58 WIB. Berdasarkan parameter pemutakhiran BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo 7,7 dan tergolong sebagai gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back-Arc Thrust).
| Baca juga: Menko PMK Perkuat Satgas Tangani Gempa NTT |
Mekanisme sumber gempa merupakan pergerakan naik atau thrust fault. Karakteristik gempa dangkal dengan kekuatan besar tersebut, kemudian memicu potensi tsunami di sejumlah wilayah sekitar episentrum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....