Polri Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Gempa di Ende

  • 17 Agt 2026 09:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polres Ende memberikan trauma healing kepada 17 anak terdampak gempa di Pulau Flores.
  • Dua konselor terlatih mendampingi anak melalui aktivitas edukatif dan menyenangkan
  • Pendampingan dilakukan untuk memulihkan rasa aman, mengurangi kecemasan, dan membangun kembali kepercayaan diri.

RRI.CO.ID, Ende – Polres Ende memberikan layanan trauma healing kepada anak-anak terdampak gempa bumi di Pulau Flores. Pendampingan dilakukan untuk membantu memulihkan rasa aman dan kondisi emosional mereka.

Kegiatan berlangsung di Pos Pengungsian Mandiri Desa Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Minggu, 16 Agustus 2026. Sebanyak 17 anak terdampak gempa mengikuti kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WITA.

Pendampingan diberikan Aipda Yumias Markus Lete dan Brigpol Novi Asmiati sebagai konselor Polres Ende. Keduanya telah mendapatkan pelatihan khusus penanganan psikologis dari Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan anak-anak memerlukan perhatian khusus setelah mengalami situasi bencana. Kepanikan dan ketakutan akibat gempa dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka.

“Melalui trauma healing, kami berupaya membantu mereka mengelola rasa takut dan cemas. Mereka diharapkan kembali merasa aman dan beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Para konselor mengajak anak-anak mengikuti sejumlah aktivitas edukatif dan menyenangkan selama pendampingan. Pendekatan tersebut dilakukan secara sederhana agar anak-anak dapat kembali merasa nyaman.

Berbagai permainan juga digunakan untuk membantu mengalihkan rasa takut setelah mengalami gempa. Aktivitas tersebut sekaligus membantu memulihkan keseimbangan emosional dan membangun kepercayaan diri anak.

“Kami tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri. Anak-anak perlu mengetahui banyak pihak peduli kepada mereka,” katanya.

Polres Ende memastikan pendampingan kemanusiaan akan terus diberikan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Kehadiran personel tidak hanya difokuskan kepada pengamanan selama penanganan bencana.

“Kehadiran Polri juga memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana. Kami berharap kegiatan ini membantu anak-anak kembali ceria,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....