Polri Perkuat Penanganan Gempa Flores, Personel Mabes Dikirim ke NTT

  • 15 Agt 2026 22:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kapolda NTT bersama Gubernur NTT turun langsung menuju Sikka untuk memantau penanganan gempa.
  • Mabes Polri mengirim 100 personel Brimob serta tim DVI, logistik, psikologi, dan humas.
  • Polri memprioritaskan kebutuhan dasar, evakuasi, keamanan, distribusi bantuan, serta pemulihan masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Polri memperkuat penanganan gempa Flores dengan menambah personel dan kemampuan pendukung dari Mabes Polri. Perkuatan diberangkatkan menuju NTT untuk membantu penanganan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Langkah tersebut menyusul keberangkatan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menuju Kabupaten Sikka, Sabtu siang. Ia berangkat bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan unsur Forkopimda.

Rombongan bertolak dari Kupang menggunakan pesawat Polri CASA 212-200/P-4101 pada pukul 13.30 WITA. Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan langsung dan terpadu.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan belasungkawa kepada seluruh masyarakat terdampak. Menurutnya, Kapolda NTT juga turun langsung untuk memastikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Polri menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa. Kapolda NTT langsung terbang ke Sikka untuk memastikan kondisi masyarakat,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Setibanya di Sikka, rombongan menuju Mapolsek Alok, Polres Sikka, untuk menerima perkembangan situasi. Mereka kemudian menemui warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan awal kepada sekitar 100 masyarakat.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada 13 perwakilan masyarakat terdampak. Rudi memastikan bantuan tersebut akan dilanjutkan sesuai kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

“Kami bukan hanya sekadar datang. Kami hadir untuk memberikan bantuan dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Polri memprioritaskan kebutuhan makanan, minuman, layanan kesehatan, evakuasi, keamanan, dan akses menuju wilayah terdampak. Kelancaran distribusi bantuan juga menjadi perhatian untuk memastikan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi.

Perkuatan Mabes Polri Diberangkatkan

Mabes Polri juga menyiapkan pasukan gabungan untuk diberangkatkan menuju NTT pada Sabtu malam. Rombongan menggunakan pesawat charter dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo.

Perkuatan tersebut akan mendukung jajaran Polda NTT sesuai perkembangan kebutuhan penanganan bencana. Personel yang diberangkatkan memiliki kemampuan berbeda untuk mendukung operasi di lapangan.

Rombongan tersebut terdiri dari:

  • 100 personel Korbrimob Polri
  • Tiga personel DVI
  • Tiga personel Slog Polri
  • Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri
  • Personel Divhumas Polri

Jumlah personel tim trauma healing masih dalam proses pendataan sebelum keberangkatan. Setiap unsur disiapkan untuk menjalankan fungsi berbeda selama penanganan masyarakat terdampak.

Korbrimob akan membantu respons dan pengamanan, sementara DVI disiapkan apabila proses identifikasi korban diperlukan. Slog bertugas memperkuat kebutuhan logistik serta sarana prasarana selama operasi berlangsung.

Tim psikologi akan memberikan layanan trauma healing kepada masyarakat terdampak gempa. Divhumas diterjunkan untuk memastikan informasi kepada masyarakat tetap cepat, akurat, dan bersumber resmi.

“Perkuatan ini menunjukkan bahwa respons Polri dilakukan secara berlapis. Kami tidak hanya mengirim personel, tetapi juga kemampuan yang dibutuhkan,” ujar Isir.

Isir meminta seluruh personel tetap mengedepankan empati ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota juga diminta segera melaporkan setiap kendala yang membutuhkan dukungan tambahan.

“Kami minta seluruh anggota tetap semangat dan hadir di tengah masyarakat dengan empati. Dengarkan kebutuhan masyarakat dan bantu semaksimal mungkin,” katanya.

Menurut Isir, pendekatan kemanusiaan menjadi hal utama ketika menghadapi masyarakat yang sedang tertimpa bencana. Personel diminta memastikan warga tetap merasa aman, terlindungi, dan mendapatkan pendampingan.

Polri akan terus berkoordinasi bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi diarahkan mempercepat keselamatan, distribusi bantuan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan masyarakat terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....