Polri Kirim 10 K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT

  • 16 Agt 2026 23:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri mengirim 21 personel Polisi Satwa bersama 10 K9 menuju NTT.
  • Sekitar 2,5 ton logistik dan 10 Wi-Fi portabel turut diberangkatkan.
  • Polri sebelumnya mengirim 137 personel dan menyiapkan tiga helikopter AW169. Tags:

RRI.CO.ID, Jakarta – Polri kembali mengirim personel dan logistik untuk memperkuat penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 21 personel Polisi Satwa dan 10 anjing K9 diberangkatkan dari Bandara Pondok Cabe, Minggu, 16 Agustus 2026.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengerahan dilakukan sesuai kebutuhan lapangan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk memperkuat jajaran Polda NTT.

“Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa. Ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk memperkuat Polda NTT,” ujarnya.

Personel dan K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara menuju Labuan Bajo. Tim tersebut memiliki kemampuan pencarian korban dan akan ditempatkan sesuai lokasi prioritas.

Wilayah prioritas meliputi Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Tim dapat digeser menuju wilayah lain berdasarkan perkembangan kondisi dan kebutuhan pencarian.

Selain personel, Polri membawa sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik. Bantuan mencakup peralatan SAR, obat-obatan, tenda lapangan, makanan, serta kebutuhan kelompok rentan.

Polri juga membawa 10 unit Wi-Fi portabel untuk mendukung komunikasi masyarakat dan petugas. Peralatan tersebut diperlukan karena sejumlah wilayah terdampak mengalami kendala jaringan internet.

Sebelumnya, Mabes Polri telah memberangkatkan 137 personel menuju NTT pada Sabtu malam. Perkuatan mencakup SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog, dan Propam.

“Ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi seluruh kemampuan Polri digerakkan sesuai kebutuhan masyarakat. Dukungan akan terus diperkuat berdasarkan perkembangan di lapangan,” ucapnya.

Polri juga menyiapkan tiga helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel. Pesawat CASA Polri turut digunakan mempercepat pergerakan menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya.

Dukungan berikutnya mencakup layanan kesehatan lapangan, trauma healing, bantuan sosial, serta tambahan logistik. Pengiriman dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia.

Satgas Humas dipimpin Kombes Pol Bayu Suseno juga telah diberangkatkan menuju wilayah terdampak. Tim bertugas mendukung informasi publik sekaligus menyiapkan posko media bagi peliputan bencana.

Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait korban maupun kerusakan. Informasi resmi diharapkan menjadi rujukan selama proses penanganan bencana berlangsung.

Polri terus berkoordinasi bersama TNI, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi diarahkan mempercepat evakuasi, pencarian korban, distribusi bantuan, serta pemulihan masyarakat terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....