Asmat Fokus Tuntaskan Literasi dan Numerasi dari Pendidikan Dasar

  • 17 Agt 2026 01:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat Barbalina Toisuta memprioritaskan penguatan literasi dan numerasi melalui peningkatan kualitas guru dan pemerataan tenaga pendidik ke seluruh kampung.
  • Pemerintah daerah Asmat menjadikan penguatan fondasi pendidikan sebagai fokus utama dalam kebijakan pendidikan lokal.
  • Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung harus dibangun sejak pendidikan anak usia dini dan berlanjut di sekolah dasar sebagai dasar pembelajaran yang kuat.

RRI.CO.ID, Asmat: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta memfokuskan penguatan pendidikan dasar pada penuntasan literasi dan numerasi siswa. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat kualitas guru, pendampingan sekolah, serta pemerataan tenaga pendidik hingga ke kampung.

Ia mengatakan penguatan fondasi pendidikan menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, kemampuan membaca, menulis, dan berhitung perlu dibangun sejak pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar.

“Pak Bupati fokus untuk fondasinya yang paling utama. Beliau mulai dari fondasinya itu anak usia dini dengan SD,” ujar Barbalina saat ditemui RRI.CO.ID di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Barbalina mengatakan penguatan kemampuan dasar sejak pendidikan awal sangat penting membuat siswa memiliki bekal yang lebih baik. Dengan demikian, guru SMP dapat melanjutkan proses pembelajaran berdasarkan kemampuan dasar yang telah dimiliki siswa.

“Supaya anak-anak yang lulus dari SD itu literasinya, numerasinya sudah bagus. Sehingga ke SMP tidak menyusahkan Bapak Ibu guru yang ada di SMP,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat melakukan pendampingan kepada PAUD dan SD yang berada di kampung-kampung. Pendampingan diarahkan untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi pada kelas awal.

“Kami menggandeng semua, kepala distrik, kepala kampung. Karena kalau kami sendiri saja kami tidak mampu,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat juga menggunakan kegiatan perlombaan literasi dan numerasi untuk meningkatkan motivasi siswa dan guru. Kegiatan tersebut diikuti sekolah dari dalam kota hingga kampung-kampung.

Menurut Barbalina, perlombaan menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun semangat belajar siswa. “Hal kecil itu yang bisa kami lakukan di sini untuk memberikan motivasi bagi anak dan juga guru,” katanya.

Barbalina berharap berbagai program tersebut dapat memperkuat fondasi pendidikan anak-anak Asmat secara bertahap. Pemerintah daerah akan terus melibatkan semua pihak untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak di Asmat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....