Polri Perkuat Penanganan Gempa Flores Prioritaskan Keselamatan Warga

  • 15 Agt 2026 16:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri mengerahkan personel dan dukungan logistik untuk menangani gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, NTT.
  • Langkah pengerahan tersebut bertujuan mempercepat proses evakuasi, pencarian, dan pertolongan bagi masyarakat terdampak.
  • Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Mabes Polri berkomitmen memastikan keselamatan masyarakat di wilayah yang terkena gempa.

RRI.CO.ID, Jakarta - Polri memperkuat penanganan gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dengan mengerahkan personel dan dukungan logistik untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian hingga pertolongan masyarakat terdampak.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Mabes Polri mengerahkan personel dan logistik. Langkah tersebut mempercepat evakuasi, pencarian, pertolongan, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat terdampak gempa di wilayah Flores.

“Kami tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Polri hadir dan terus memberikan dukungan dalam proses penanganan, khususnya penyelamatan dan evakuasi masyarakat,” kata Johnny Eddizon Isir dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2026.




Jhonny menyampaikan Polda NTT telah mengerahkan jajaran untuk melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Kapolda NTT juga memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah terdampak turun bersama stakeholder terkait untuk mendukung proses evakuasi.

“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Untuk data korban dan kerusakan masih terus dihimpun dan diverifikasi karena kondisi di lapangan masih dinamis,” kata Johnny.

Sementara, Kapolda NTT bersama Forkopimda merencanakan peninjauan wilayah terdampak guna memverifikasi kondisi masyarakat dan perkembangan penanganan gempa. Kapolda NTT memerintahkan Kapolres jajaran membentuk posko bantuan di lokasi aman untuk mendukung pelayanan dan distribusi bantuan.

“Koordinasi dukungan operasional dan logistik dilakukan Mabes Polri untuk memperkuat penanganan Polda NTT di wilayah terdampak. Dukungan mencakup pemutakhiran data korban, kerusakan, wilayah terdampak, serta kebutuhan mendesak masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dukungan Tim SAR dari Polda NTB telah disiapkan, mengingat kedua wilayah tersebut merupakan daerah terdekat dari NTT. Kapal tipe A terdekat turut dipersiapkan untuk membantu mobilisasi bantuan.

“Untuk tahap awal, Polri menyiapkan 10 set tenda pleton, 10 unit Wifi Portable Wontech, dan 240 dus makanan cepat saji. Logistik tersebut akan diberangkatkan dari Pondok Cabe menggunakan pesawat CN-295 Polri, disertai bantuan sosial dari Kapolri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....