Menko PMK Fokus Pulihkan Infrastruktur Pascagempa NTT

  • 16 Agt 2026 22:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah memprioritaskan penyelamatan warga terdampak dan pemulihan infrastruktur vital sebagai fokus utama tanggap darurat gempa di Nusa Tenggara Timur.
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat bencana.
  • Pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur vital agar segera kembali berfungsi dan mendukung aktivitas masyarakat terdampak oleh gempa.

RRI.CO.ID, NTT - Pemerintah memprioritaskan penyelamatan warga terdampak dan pemulihan infrastruktur vital dalam masa tanggap darurat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Pratikno menegaskan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas utama pemerintah selama masa tanggap darurat bencana. Pemerintah juga mempercepat pemulihan infrastruktur vital agar segera kembali berfungsi dan mendukung aktivitas masyarakat terdampak.

“Prioritas utama dalam tanggap darurat adalah menyelamatkan warga terdampak serta memastikan seluruh kebutuhan dasar mereka terpenuhi segera. Kami akan memastikan penanganan dilakukan cepat agar warga terdampak memperoleh perlindungan dan kebutuhan dasar selama masa darurat,” kata Pratikno saat konferensi pers usai Rapat Koordinasi Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, 16 Agustus 2026.

Ia menyebut infrastruktur yang menjadi perhatian meliputi jalan, jembatan, rumah sakit, jaringan listrik, hingga jaringan internet. Pratikno menargetkan pemulihan fungsional infrastruktur dapat dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya sebelum memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, baik jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, jaringan internet, dan lain-lain. Kita pulihkan secara fungsional dalam pekan-pekan ini, sambil kita lakukan pembangunan pemulihan yang lebih permanen,” katanya.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya akan mengembalikan kondisi infrastruktur seperti sebelum bencana. Pembangunan akan menerapkan prinsip build back better untuk memperkuat ketangguhan wilayah.

“Kita tentu saja tidak hanya ingin membuat pembangunan itu kembali seperti semula. Tapi juga berusaha untuk membangun lebih baik,” ujar Pratikno.

Pratikno berharap pemulihan pascabencana dapat memperkuat ketangguhan wilayah terdampak dalam menghadapi potensi bencana pada masa mendatang. Pemerintah berkomitmen membangun kembali infrastruktur dengan memperhatikan aspek ketahanan untuk mengurangi risiko dampak bencana berikutnya.

“Kita berusaha membangun kembali dengan lebih baik agar daerah ini semakin tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Pembangunan tidak hanya memulihkan kondisi sebelumnya, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah menghadapi risiko bencana pada masa mendatang,” ucap Pratikno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....