Gubernur NTT Ajak Warga Berdonasi untuk Bantu Korban Gempa Flores

  • 16 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap korban gempa bumi di Flores saat membuka Pameran Pembangunan NTT BaSTEL 2026.
  • Pameran Pembangunan yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum menunjukkan solidaritas seluruh masyarakat kepada korban bencana.
  • Gubernur meminta agar pameran tidak hanya menjadi ruang menampilkan capaian pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga wadah kepedulian sosial terhadap daerah terdampak bencana.

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara di Flores yang terdampak bencana gempa bumi. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pameran Pembangunan NTT BaSTEL 2026 di halaman depan Hotel Harper Kupang, Sabtu, 15 Agustus 2026, malam

Melki meminta agar Pameran Pembangunan NTT BaSTEL 2026 tidak hanya menjadi ruang menampilkan capaian pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, pameran dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut harus menjadi momentum menunjukkan solidaritas seluruh masyarakat kepada korban bencana.

Ia meminta, selama pelaksanaan pameran disiapkan kotak donasi yang dapat digunakan untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. Donasi tersebut menurutnya dapat diberikan dalam berbagai bentuk, baik berupa uang maupun barang yang dibutuhkan masyarakat.

Melki menegaskan, kepedulian masyarakat tidak harus dimulai dengan bantuan dalam jumlah besar karena setiap orang dapat berkontribusi sesuai kemampuan. Bahkan, Melki menyampaikan, bentuk donasi paling sederhana yang dapat diberikan masyarakat adalah doa bagi keselamatan dan pemulihan seluruh korban gempa.

Menurut Melki, keterlibatan berbagai kelompok masyarakat tersebut penting untuk memperlihatkan bahwa Flores merupakan bagian tidak terpisahkan dari NTT. Ia menilai solidaritas yang dibangun bersama dapat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kehilangan dan kerusakan rumah akibat gempa.

Pelaksanaan penggalangan donasi selama pameran juga diarahkan agar berlangsung secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Informasi mengenai donasi yang terkumpul nantinya diharapkan disampaikan secara transparan sehingga masyarakat mengetahui bentuk dukungan yang diberikan.

Melki menekankan, Pameran BaSTEL 2026 tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan EI. Pameran tersebut harus menjadi ruang bersama memperkuat gotong royong, kepedulian sosial, solidaritas kemanusiaan, sekaligus mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....