Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG untuk Atasi Stunting
- 14 Agt 2026 15:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Program MBG dirancang untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat belajar dengan optimal tanpa mengalami kelaparan.
- Pemenuhan kebutuhan gizi dipandang sebagai fondasi awal dalam pembangunan manusia Indonesia menurut Presiden.
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai strategi pemerintah untuk mengatasi stunting di Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi upaya pemerintah mengatasi stunting. Program tersebut juga ditujukan agar anak-anak Indonesia dapat belajar tanpa mengalami kelaparan.
Hal itu disampaikannya dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026, Jumat, 14 Agustus 2026. Menurutnya, pembangunan manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan gizi.
“Pembangunan yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia. Kita memulai dari hal yang paling dasar yaitu gizi,” ujarnya dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Presiden Prabowo mengatakan anak yang lapar akan kesulitan mengikuti proses pembelajaran. Karena itu, pemerintah menjalankan program MBG untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.
Persoalan stunting masih dialami anak-anak Indonesia di sejumlah daerah. Menurut Presiden, angka stunting di beberapa wilayah bahkan mencapai 25 persen.
“Satu dari empat anak Indonesia ada yang mengalami stunting. Sel otak tidak berkembang dengan baik, sel otot tidak berkembang dengan baik, sel tulang tidak berkembang dengan baik,” katanya.
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh menerima kondisi tersebut. Karena itu, ia berkomitmen melanjutkan program MBG dengan berbagai perbaikan dan efisiensi.
Presiden juga mengecam pihak yang berupaya melakukan korupsi dalam program penyediaan makanan bagi anak. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena menyangkut kebutuhan dasar anak.
“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memperkenalkan Christina Beno, siswi kelas enam sekolah dasar dari Merauke, Papua Selatan. Christina menjadi salah satu penerima manfaat program MBG.
“Bagi Christina dan sekarang sudah puluhan juta penerima MBG setiap hari sekolah, satu piring makanan adalah tenaga untuk belajar. Mereka dapat belajar dan mereka dapat berkembang sebagai anak Indonesia yang sehat dan cerdas,” katanya.
Presiden Prabowo juga menegaskan negara akan terus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut mencakup ibu hamil, anak-anak, hingga masyarakat lanjut usia.
“Negara tidak akan tinggalkan kalian semua. Negara bersamamu, negara akan hadir bersamamu,” ujar Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....