Mengenal dan Mengulas Sejarah Hari Pramuka yang Diperingati Setiap 14 Agustus
- 14 Agt 2026 12:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus dan memasuki usia ke-65 pada 2026
- Gerakan Pramuka lahir melalui proses penyatuan berbagai organisasi kepanduan di Indonesia.
- Gerakan Pramuka resmi diperkenalkan kepada masyarakat pada 14 Agustus 1961.
RRI.CO.ID, Jakarta – Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus sebagai momentum mengenang perjalanan gerakan kepanduan Indonesia. Peringatan tersebut berakar dari proses panjang penyatuan berbagai organisasi kepanduan hingga terbentuknya Gerakan Pramuka.
Mengutip laman Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pontianak, sejarah Pramuka awalnya berkembang di Inggris. Gerakan tersebut dipelopori Lord Robert Baden Powell sebelum kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, kepanduan bermula melalui Nederlandsche Padvinders Organisatie atau NPO pada masa pemerintahan kolonial. Organisasi tersebut kemudian berubah menjadi Nederlands Indische Padvinders dan menjadi bagian awal perkembangan kepanduan.
Perkembangan berlanjut pada 1916 ketika S.P. Mangkunegara VII membentuk organisasi kepanduan tanpa campur tangan Belanda. Organisasi tersebut bernama Javaansche Padvinders Organisatie atau JPO dan menjadi salah satu tonggak kepanduan nasional.
Namun, kegiatan kepanduan sempat terhenti ketika Jepang melarang aktivitas organisasi dan partai selama masa pendudukan. Setelah kemerdekaan, sejumlah tokoh kepanduan kembali berkumpul di Yogyakarta pada September 1945.
Pertemuan tersebut berlanjut melalui kongres yang berlangsung pada 27 hingga 29 September 1945. Kongres kemudian menghasilkan pembentukan Pandu Rakyat Indonesia sebagai wadah gerakan kepanduan setelah Indonesia merdeka.
Presiden Soekarno kemudian mendorong gerakan kepanduan menjadi komponen penting dalam pembangunan bangsa. Dorongan tersebut berlanjut menuju penyatuan berbagai organisasi kepanduan dalam satu wadah nasional.
Pada 30 Juli 1961, organisasi kepanduan berkumpul di Gelora Senayan untuk menyatukan gerakan mereka. Mereka berikrar melebur dalam Gerakan Pramuka, sehingga tanggal tersebut dikenal sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka.
Puncaknya berlangsung pada 14 Agustus 1961 ketika Gerakan Pramuka resmi diperkenalkan kepada masyarakat. Presiden Soekarno sekaligus melantik kepengurusan Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari pada momentum bersejarah tersebut.
Sejak saat itu, tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka setiap tahunnya. Pada 2026, Gerakan Pramuka memasuki usia ke-65 sejak diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia.
Lambang Gerakan Pramuka berupa tunas kelapa juga memiliki dasar hukum dalam pembentukannya. Lambang tersebut disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961.
Perjalanan tersebut menunjukkan Hari Pramuka bukan sekadar peringatan tahunan bagi anggota kepanduan. Momentum ini juga mengingatkan peran kepanduan dalam pendidikan karakter dan pembangunan generasi muda Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....