Ratusan Siswa SMKN 64 Cipayung Jalani CKG, Deteksi Kesehatan sejak Dini

  • 13 Agt 2026 12:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • CKG di SMKN 64 Cipayung diarahkan kepada 350 peserta didik.
  • Tekanan darah meningkat menjadi temuan terbesar CKG Jakarta Timur Januari-Juni 2026 dengan 11.773 anak.
  • Jakarta Timur menargetkan 206.916 anak atau 35 persen sasaran mengikuti CKG Sekolah sepanjang 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah dilaksanakan di SMKN 64 Cipayung untuk mendeteksi risiko kesehatan siswa. Pemeriksaan pada kegiatan tersebut diarahkan kepada 350 peserta didik sesuai sasaran yang telah dikoordinasikan bersama sekolah.

CKG Sekolah menjadi bagian upaya pemerintah meningkatkan kesehatan anak usia sekolah melalui deteksi dini berbagai masalah. Program tersebut juga mencakup faktor risiko, kondisi pra-penyakit, hingga penyakit yang dapat ditemukan sejak awal.

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy mengatakan, partisipasi siswa dalam pelaksanaan CKG Sekolah secara umum berlangsung cukup baik. Para siswa mengikuti proses mulai pengisian skrining hingga pemeriksaan kesehatan sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

“CKG menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih dini. Kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan berbagai faktor risiko kesehatan,” ujarnya saat melakukan tinjauan CKG di SMKN 64 Cipayung, Kamis, 13 Agustus 2026.

Pelaksanaan CKG di Jakarta Timur sepanjang Januari hingga Juni 2026 menemukan sejumlah masalah kesehatan pada peserta didik. Tekanan darah meningkat menjadi temuan paling menonjol dengan 11.773 anak atau 43 persen dari 27.376 anak.

Selain itu, sebanyak 8.149 anak atau 36 persen tercatat memiliki aktivitas fisik yang masih kurang. Pemeriksaan juga menemukan karies gigi, gangguan penglihatan, masalah gizi, obesitas, dan anemia pada sejumlah siswa.

“Untuk anemia, dari 1.971 peserta didik yang diperiksa, ditemukan 770 anak atau sekitar 39 persen. Temuan ini menjadi perhatian dan perlu ditindaklanjuti dengan intervensi serta edukasi yang sesuai,” katanya.

Pada pelaksanaan CKG sebelumnya di SMKN 64 Cipayung, sebanyak 354 siswa telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 77 siswa atau 21,75 persen kemudian dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Temuan saat itu meliputi 45 siswa dengan hipertensi grade satu dan 16 siswa mengalami anemia. Pemeriksaan juga menemukan 17 siswa memiliki indikasi gangguan penglihatan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

CKG untuk jenjang SMA dan SMK usia 16 hingga 17 tahun mencakup berbagai jenis pemeriksaan. Pemeriksaan meliputi status gizi, tekanan darah, gula darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, hingga reproduksi.

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy saat melakukan peninjauan di SMKN 64 Cipayung, Kamis, 13 Agustus 2026 (Foto: RRI/Yusuf Bagus)

Hasil pemeriksaan tidak berhenti pada proses skrining karena setiap siswa mendapatkan tindak lanjut sesuai kondisi kesehatannya. Peserta dengan faktor risiko mendapat edukasi, intervensi promotif-preventif, pemantauan, hingga rujukan apabila membutuhkan pemeriksaan lanjutan.

“Prinsipnya, hasil CKG tidak berhenti pada pemeriksaan saja. Kalau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, peserta didik akan dirujuk sesuai indikasi,” ujarnya.

Jumlah sasaran CKG Sekolah di Jakarta Timur pada 2026 mencapai 591.191 anak usia sekolah. Pemerintah menargetkan 35 persen atau sekitar 206.916 anak memperoleh skrining kesehatan sepanjang tahun ini.

Target tersebut tidak hanya mengejar jumlah anak yang menjalani pemeriksaan, tetapi memastikan setiap temuan mendapat tindak lanjut. Koordinasi Puskesmas, sekolah, orang tua, Dinas Pendidikan, dan sektor terkait juga terus diperkuat.

CKG Sekolah diharapkan membantu menemukan masalah kesehatan siswa sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi lebih berat. Program tersebut juga diarahkan membentuk peserta didik sehat, produktif, dan siap menjadi generasi penerus pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....